KUA Susun LPJ BOP secara Sistematis, Akurasi dan Akuntabel
Banyumas — KUA Jatilawang menunaikan satu tanggung jawab penting yang kerap luput dari sorotan publik: penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP). Proses ini dijalankan dengan cermat, sistematis, serta berlandaskan prinsip akurasi dan akuntabilitas. Rabu (04/03)
Setiap lembar laporan disusun bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan sebagai wujud amanah terhadap dana negara yang dipercayakan. KUA Jatilawang memastikan seluruh penggunaan BOP tercatat secara rinci, didukung bukti yang sah, dan sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.
Petugas pengelola BOP KUA Jatilawang menuturkan bahwa transparansi menjadi napas utama dalam proses penyusunan LPJ. Mulai dari perencanaan anggaran, realisasi kegiatan, hingga pelaporan akhir, seluruh tahapan dilakukan secara tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Dana yang kami kelola adalah titipan. Setiap rupiah harus jelas arah dan manfaatnya bagi pelayanan umat,” ungkap salah satu pengelola, dengan nada penuh tanggung jawab.
Penyusunan LPJ BOP ini mencerminkan keseriusan KUA Jatilawang dalam membangun tata kelola keuangan yang baik. Dokumen laporan tidak hanya menjadi arsip, tetapi juga cermin integritas lembaga dalam melayani masyarakat secara profesional.
Lebih dari itu, proses ini turut mendukung terciptanya kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. Ketika administrasi dijalankan dengan jujur dan tertib, pelayanan keagamaan pun dapat berlangsung dengan lebih optimal dan berkelanjutan.
Di ruang kerja yang sederhana, di antara tumpukan berkas dan angka-angka, KUA Jatilawang menorehkan makna besar tentang pengabdian. Bahwa melayani umat tidak hanya melalui mimbar dan nasihat, tetapi juga melalui ketelitian, kejujuran, dan kesungguhan menjaga amanah negara demi kemaslahatan bersama.
