HUT RI #81

KUA Wangon Hadirkan Layanan Front Office Humanis

HUMAS
HUMAS
10 Des 2025
61x dibaca
SHARE

Banyumas – KUA Wangon terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang ramah, cepat, dan manusiawi. Sebagai upaya penguatan pelayanan front office, KUA Wangon kini menempatkan Penyuluh Agama Islam untuk turut bertugas membantu sebagai resepsionis, memastikan setiap masyarakat mendapatkan informasi dan kenyamanan sejak langkah pertama. Selasa (09/12)

Kehadiran penyuluh digaris depan pelayanan ini berhasil menciptakan suasana KUA Wangon yang terasa lebih hangat dan bersahabat.

Ni’mah, Penyuluh Agama Islam yang bertugas memberikan pelayanan resepsionis, menjelaskan bahwa penempatan ini bertujuan memberikan pengalaman yang berbeda bagi masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasa disambut, bukan sekadar dilayani. Tugas saya adalah membantu mengarahkan mereka ke layanan yang dibutuhkan, memberikan informasi dengan jelas, serta memastikan tidak ada warga yang kebingungan saat mengurus administrasi,” ujar Ni’mah, menegaskan bahwa pelayanan ramah ini menjadi salah satu identitas baru KUA Wangon.

Setiap hari, masyarakat yang membutuhkan layanan nikah, bimbingan, wakaf, atau konsultasi keagamaan, terlihat sangat terbantu. Ni’mah menampilkan pendekatan yang komunikatif, mulai dari menyapa dengan sopan, membantu pengecekan berkas, hingga mengarahkan warga kepada petugas terkait secara efisien. Hal ini menciptakan alur pelayanan yang lebih tertib dan meminimalisir kebingungan.

Respons positif datang dari masyarakat. Sukamto, salah satu warga yang mengurus administrasi buku nikah, memberikan tanggapan yang sangat baik. “Pelayanannya sangat bagus. Begitu masuk langsung disambut dan diarahkan. Saya merasa terbantu sekali, tidak perlu tanya sana-sini. KUA Wangon sekarang betul-betul lebih maju, ramah, dan cepat,” ungkapnya.

Dengan langkah peningkatan pelayanan yang terus dilakukan, KUA Wangon berharap mampu memberikan pengalaman terbaik kepada masyarakat. Kehadiran PAI sebagai resepsionis adalah bukti bahwa kualitas pelayanan publik dapat ditingkatkan melalui sentuhan manusiawi, profesional, dan penuh kepedulian, menjamin pelayanan yang prima dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (jhr)