Kupas Hadits Arbain ke-40 di Masjid Baitul Muminin, Penyuluh Ingatkan Pentingnya Bekal Akhirat dan Manajemen Waktu
Oleh KUA kebasen
Kebasen – Masjid Baitul Mu’minin Kebasen kembali menggelar kegiatan rutin mingguan berupa Kajian Bakda Dhuhur. Kegiatan spiritual yang rutin diikuti para jamaah ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Kebasen, Burhanul Ma'arif, sebagai narasumber. Rabu (05/08)
Dalam kajian tersebut, Burhanul Ma'arif mengupas secara mendalam Hadis ke-40 dari kitab terkemuka Arba'in An-Nawawiyyah karangan Imam An-Nawawi. Hadits riwayat Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma ini mengajarkan setiap muslim mengenai hakikat kehidupan dunia serta pentingnya kesadaran beramal saleh.
Di hadapan para jamaah, Burhanul Ma'arif menekankan agar setiap manusia senantiasa memosisikan dirinya sebagai pengembara atau musafir di alam dunia. "Dunia ini hanyalah tempat persinggahan sementara, bukan tujuan akhir. Seorang pengembara yang bijak tentu hanya akan membawa bekal yang bermanfaat untuk perjalanan panjangnya menuju akhirat kelak," tegasnya.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi tiga poin inti yang perlu diinternalisasi oleh para jamaah dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, terkait hakikat dunia sebagai tempat persinggahan, jamaah diimbau untuk menyadari posisinya sebagai seorang musafir sehingga tidak berlebih-lebihan dalam mengejar urusan duniawi dan tetap fokus mengumpulkan bekal akhirat. Kedua, pentingnya manajemen waktu dan kedisiplinan beramal, di mana setiap muslim hendaknya menyegerakan kebaikan tanpa menunda-nunda kesempatan, mengingat menunda amalan hingga esok hari merupakan bentuk kelalaian. Terakhir, ia mengajak jamaah untuk senantiasa memanfaatkan masa sehat dan kesempatan dengan menggunakan nikmat usia serta kesehatan sebaik mungkin untuk beribadah sebelum datangnya masa sakit dan ajal.
Suasana kajian berlangsung dengan khidmat dan penuh perhatian dari para jamaah. Melalui kajian rutin mingguan ini, KUA Kebasen berharap kesadaran spiritual dan kualitas pengamalan ajaran Islam masyarakat Kebasen dapat terus meningkat secara konsisten.
