Lantunan Doa Sakral Guru Iringi Pernikahan Santrinya
Banyumas — Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti pelaksanaan akad nikah pasangan Khoerunnida binti Faqihudin (Kedungpring) dan Mufadhil bin Slamet (Leler Randegan), Selasa pagi. Momen sakral itu menjadi semakin istimewa dengan hadirnya KH. Zuhrul Anam Hisyam, seorang ulama terkemuka sekaligus Maha Guru bagi kedua mempelai. Selasa (09/12)
Dalam prosesi yang penuh keteduhan, KH. Zuhrul Anam Hisyam melantunkan doa kasih sayang yang menggugah hati seluruh hadirin. Dengan suara lembut namun penuh wibawa, beliau memohonkan kepada Allah SWT agar kedua mempelai senantiasa diberi hud?, barakah, dan rahmah dalam mengarungi bahtera rumah tangga.
Doa beliau mengalir dengan penuh kehangatan, mencerminkan hubungan mendalam antara guru dan santri. Masyarakat yang hadir merasakan aura spiritual yang kuat—sebuah keberkahan yang jarang ditemui dalam prosesi akad di pedesaan.
“Doa seorang guru adalah cahaya. Semoga cahaya itu menerangi setiap langkah keluarga baru ini,” ujar Irhamni, salah satu tokoh masyarakat yang turut hadir, menggambarkan betapa besar pengaruh dan kehormatan yang diberikan oleh KH. Zuhrul Anam Hisyam.
Lantunan doa sakral tersebut menjadi puncak kebahagiaan bagi keluarga kedua mempelai. Banyak yang meyakini bahwa keberkahan doa dari seorang ulama sekaligus guru akan menjadi fondasi kokoh bagi terbentuknya keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Semoga Khoerunnida dan Mufadhil senantiasa dalam naungan kasih sayang Allah SWT, tumbuh menjadi pasangan yang saling mencintai, saling menguatkan, dan membawa kemaslahatan bagi sesama. (wu)
