HUT RI #81

Lantunan Sholawat dan Tartil Surah At-Thariq Warnai Kajian MT Al-Huda Purwokerto

K
KUA PURWOKERTO TIMUR
04 Mar 2026
35x dibaca
SHARE

Purwokerto – Semangat religiusitas terpancar dari jamaah Majelis Taklim (MT) Al-Huda Purwokerto saat mengikuti kegiatan kajian rutin. Kegiatan yang dipandu oleh Penyuluh Agama Islam fungsional KUA Purwokerto Timur, Robiatun Nihayati, ini berlangsung khidmat dengan mengombinasikan amaliyah sholawat dan pendalaman bacaan Al-Qur'an. Rabu (04/03)

Suasana haru dan semangat nampak jelas saat seluruh jamaah mengawali pertemuan dengan penghormatan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.

Robiatun Nihayati, atau yang akrab disapa Neha, menjelaskan bahwa metode pengajaran di MT Al-Huda kali ini diawali dengan pembacaan sholawat nabi secara mahalul qiyam atau sambil berdiri. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa cinta (mahabbah) yang mendalam kepada Rasulullah sebelum memasuki materi inti.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan praktik membaca Al-Qur'an secara tartil, fokus pada Surah At-Thariq.

"Pertemuan hari ini kita awali dengan pembacaan sholawat nabi sambil berdiri sebagai bentuk takzim kita. Kemudian, kami bersama-sama membaca tartil Surah At-Thariq untuk memperbaiki makharijul huruf dan tajwid para jamaah agar kualitas bacaan Al-Qur'an mereka semakin sempurna," jelas Robiatun.

Lebih lanjut, Robiatun menambahkan bahwa membaca Al-Qur'an tidak cukup hanya sekadar benar secara lisan, tetapi juga harus menyentuh sanubari melalui pemahaman maknanya. Dalam arahannya, ia memberikan penjelasan singkat mengenai kandungan Surah At-Thariq yang mengingatkan manusia akan asal-usul penciptaan dan kekuasaan Allah SWT.

"Kami menekankan kepada para ibu-ibu jamaah bahwa di balik indahnya lantunan tartil, ada pesan mendalam tentang pengawasan Allah terhadap setiap jiwa. Harapannya, setelah pulang dari majelis ini, tidak hanya bacaannya yang bagus, tapi perilaku sehari-hari juga semakin terjaga karena merasa selalu diawasi oleh Sang Pencipta," tambahnya.

Kegiatan rutin di MT Al-Huda ini merupakan bagian dari program kerja Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Timur dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual secara langsung di tengah masyarakat. Melalui kajian yang variatif, diharapkan masyarakat Purwokerto, khususnya para ibu rumah tangga, memiliki bekal ilmu agama yang kuat untuk diterapkan dalam lingkungan keluarga. (jw)