HUT RI #81

Layanan Prima KUA Purwokerto Timur

K
KUA Purwokerto Timur
02 Feb 2026
23x dibaca
SHARE

Purwokerto – Kebahagiaan terpancar dari raut wajah pasangan Rochmat Baryadi (44), warga Kelurahan Arcawinangun, dan Tri Satya Palupi Kartikasari, warga Kelurahan Mersi. Keduanya resmi menyandang status suami istri setelah melangsungkan prosesi akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Timur pada hari ini. Senin, (02/02)

Prosesi ijab qobul berjalan dengan sangat khidmat. Bertindak sebagai wali nikah adalah Kastam, ayah kandung dari mempelai wanita, yang menyerahkan putrinya secara langsung kepada mempelai pria di hadapan para saksi.

Sesaat setelah kata "sah" diucapkan oleh para saksi, Kepala KUA Purwokerto Timur sekaligus penghulu yang memimpin acara, Zangim Fiddaroin, langsung menyerahkan Buku Nikah kepada kedua mempelai. Penyerahan dokumen kependudukan yang cepat ini merupakan bagian dari komitmen layanan KUA kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Zangim Fiddaroin memberikan pesan singkat namun mendalam bagi pasangan baru ini. Beliau mengatakan:

"Kami berpesan kepada Mas Rochmat dan Mbak Tri Satya agar senantiasa menjaga komitmen pernikahan ini. Buku nikah yang baru saja diserahkan bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bukti legalitas yang memberikan kepastian hukum bagi hak-hak suami, istri, dan anak di masa depan. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah."

Menanggapi kelancaran prosesi tersebut, Rochmat Baryadi selaku mempelai pria menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Ia merasa sangat terbantu dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak KUA selama proses pendaftaran hingga hari pernikahan.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pernikahan ini. Semuanya berjalan lancar tanpa hambatan. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KUA Purwokerto Timur atas pelayanannya yang luar biasa, ramah, dan sangat memudahkan kami," ungkap Rochmat.

Pernikahan di kantor KUA memang terus menjadi pilihan bagi banyak pasangan di wilayah Purwokerto karena prosesnya yang efisien dan kental dengan suasana kekeluargaan namun tetap religius. (jw)