HUT RI #81

Malam Rabu Berkah di Mushola Kedung Santen: Menimba Ilmu Fiqih dan Mengagungkan Asmaul Husna

K
KUA SUMPIUH
04 Feb 2026
15x dibaca
SHARE

Banyumas – Mengisi malam dengan aktivitas spiritual telah menjadi tradisi bagi jamaah Majelis Taklim (MT) Padhang Kubur "Eling Pati". Bertempat di Mushola Kedung Santen, Desa Selandaka, kegiatan rutin setiap malam Rabu ini terus istiqamah menjadi wadah peningkatan kualitas keagamaan masyarakat setempat. Rabu (04/02)

Kegiatan positif ini dimotori oleh Laeli Najihah, Penyuluh Agama Islam dari KUA Sumpiuh. Kehadirannya memberikan warna tersendiri dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan yang sistematis bagi para jamaah.

Program rutinan ini dirancang secara terstruktur agar jamaah mendapatkan asupan ilmu sekaligus ketenangan batin:

  1. Kajian Fiqih Muamalah: Sesi pertama diisi dengan pembahasan mengenai hukum-hukum interaksi antarmanusia. Hal ini sangat krusial agar jamaah memahami batasan syariat dalam kehidupan sehari-hari, seperti urusan jual beli, hutang piutang, dan etika bertransaksi.

  2. Mujahadah: Setelah membekali diri dengan ilmu, jamaah diajak masuk ke dalam suasana khusyuk melalui mujahadah. Ini menjadi momen refleksi diri (muhasabah) untuk mendekatkan diri kepada sang Khalik.

  3. Penutup Asmaul Husna: Rangkaian acara diakhiri dengan melantunkan asma-asma Allah yang indah. Lantunan Asmaul Husna ini diharapkan membawa keberkahan dan kedamaian hati bagi seluruh jamaah sebelum kembali ke rumah masing-masing.

Melalui MT Padhang Kubur "Eling Pati", diharapkan masyarakat tidak hanya sekadar berkumpul, tetapi juga memiliki bekal pemahaman agama yang kuat agar selamat di dunia dan akhirat. Konsistensi penyelenggaraan kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara Penyuluh Agama Islam dan masyarakat mampu menghidupkan syiar Islam di tingkat desa.