HUT RI #81

Manfaatkan Kegiatan Posyandu, Penyuluh KUA Berikan Siraman Rohani di Balai Desa Jurangbahas

KUA Wangon
KUA Wangon
05 Nov 2026
17x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 06-11-2026 13:59
SHARE

 

Wangon – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon memanfaatkan momentum kegiatan Posyandu di Balai Desa Jurangbahas untuk memberikan siraman rohani kepada masyarakat, khususnya para ibu yang hadir mendampingi putra-putrinya. Dalam kesempatan tersebut, penyuluh menyampaikan materi bertema “Anak adalah Titipan yang Harus Kita Jaga dengan Baik” sebagai upaya memperkuat kesadaran orang tua terhadap tanggung jawab mendidik dan merawat anak. Kamis (05/11)

Dalam penyampaiannya, Fidzoh menjelaskan bahwa anak merupakan amanah sekaligus titipan Allah SWT yang harus dijaga, dirawat, dan dididik dengan penuh kasih sayang. Tanggung jawab orang tua tidak hanya memenuhi kebutuhan jasmani seperti makanan, kesehatan, dan pertumbuhan fisik, tetapi juga memberikan pendidikan agama, membentuk akhlak mulia, serta menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan penuh keteladanan.

Fidzoh juga mengingatkan bahwa masa pertumbuhan anak merupakan kesempatan berharga bagi orang tua untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan karakter positif sejak dini. Perhatian, kasih sayang, komunikasi yang baik, serta keteladanan orang tua menjadi faktor penting dalam membentuk kepribadian anak. Oleh karena itu, orang tua hendaknya tidak menyerahkan seluruh tanggung jawab pendidikan anak kepada lembaga pendidikan, melainkan harus terlibat aktif dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak adalah titipan Allah SWT yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Mari kita jaga amanah tersebut dengan memberikan kasih sayang, perhatian, pendidikan agama, dan teladan yang baik. Jangan sampai kita hanya memperhatikan pertumbuhan fisiknya, tetapi melupakan pembentukan akhlak dan spiritualnya,” tutur Fidzoh dalam tausiyahnya.

Para peserta Posyandu menyambut baik siraman rohani tersebut karena memberikan tambahan wawasan bahwa kegiatan menjaga kesehatan anak juga perlu diimbangi dengan pendidikan spiritual dan pembentukan karakter. Melalui sinergi antara penyuluh agama dan kegiatan pelayanan masyarakat seperti Posyandu, KUA Wangon terus berupaya menghadirkan dakwah yang menyentuh berbagai aspek kehidupan, termasuk penguatan ketahanan keluarga dan pembinaan generasi yang sehat, cerdas, serta berakhlakul karimah.(Srf)