HUT RI #81

Masyarakat dan Penyuluh Belajar Bab Wudhu untuk Tingkatkan Kualitas Sholat

KUA baturraden
KUA baturraden
10 Feb 2026
7x dibaca
SHARE

Banyumas - Pertemuan Kelompok PKH Desa Purwosari edisi spesial bersama Penyuluh Agama KUA Baturraden persiapan bulan Ramadhan. Biasanya rutinan ini diisi dengan materi penyuluhan yang berkaitan dengan peningkatan iman supaya enjoy dalam menjalani kehidupan. Namun, sehubungan mendekati bulan Ramadhan, maka materinya khusus persiapan ibadah Ramadhan, dalam hal ini sholat. Senin (09/02/26)

Kegiatan kolaborasi Penyuluh Agama dan Pendamping PKH ini mengambil tema tentang kesucian dan keabsahan sholat. Menurut Penyuluh Agama yang bertugas saat itu, Fathurrochman, menyebutkan bahwa salah satu faktor sholat dinilai sah adalah perihal kesucian, yakni suci badan, tempat, dan pakaian. Ia menilai bahwa kesucian badan seringkali dianggap remeh melalui cara wudhu yang asal-asalan. Padahal, jika aktivitas wudhunya salah, maka akan berdampak wudhunya menjadi tidak sah. Salah dalam arti tidak sesuai dengan syarat dan rukunnya. Wudhu yang tidak sah juga akan berdampak pada sholatnya, juga menjadi tidak sah.

“Karena ini syarat, maka mau tidak mau wudhunya harus sempurna sesuai dengan ketentuannya,” ungkapnya serius.

Ia melanjutkan penjelasannya berkaitan dengan tata cara berwudhu sambil mempraktikkan gerakannya.

“Pertama harus niat, menyengaja dalam hati, berwudhu menghilangkan hadats kecil. Lalu membasuh muka,” lanjutnya.

Fathur menekankan pembahasan ini lantaran ia menilai dibagian ini orang sering lalai. Ia mengatakan bahwa muka harus dibasuh dengan air secara menyeluruh. Basah semua bagian wajahnya.

“Dari batas tumbuhnya rambut hingga janggut, depan telinga kanan dan kiri. Itulah bagian wajah yang harus dibasuh, basah semua,” jelasnya.

KPM PKH yang menjadi jamaah pun tampak mengangguk seolah baru mengerti. Kemudian penjelasannya diselesaikan hingga selesai bab wudhu tersebut. (Fth)