Meneladani Al Quran Lewat Semaan dan Kajian Tafsir Jalalain
Oleh HUMAS
Bayumas – Majelis Sema’an Al-Qur’an Al-Mu’awanah sukses menyelenggarakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Agama Islam (Bimluh) yang disambut antusias oleh para jamaah. Acara yang sarat makna dan keberkahan ini berlangsung khidmat di Masjid Roudlotul Mu’awanah, Depok/Jipang. Kamis (16/10)
Sebanyak 20 jamaah hadir mengikuti kegiatan yang mengombinasikan ritual keagamaan dan edukasi mendalam. Inti acara adalah sema’an (mendengarkan pembacaan) Al-Qur’an sebanyak setengah juz, yaitu Juz 17.
Kegiatan tidak hanya berfokus pada lantunan ayat suci, tetapi juga diselingi dengan sesi pembelajaran tajwid (cara membaca Al-Qur’an yang benar) dan kajian Tafsir Jalalain untuk menggali makna ayat-ayat Allah.
Materi disampaikan langsung oleh Umi Lutfi Chabibah, seorang Penyuluh Agama Islam dari Kecamatan Karanglewas. Penyampaiannya yang menarik dan mudah dipahami membuat suasana pengajian terasa hangat dan penuh khidmat, mendorong semangat peserta untuk terus menumbuhkan kecintaan pada Al-Qur’an.
Umi Lutfi Chabibah menyampaikan bahwa kegiatan Bimluh ini merupakan upaya kolektif untuk memperkuat fondasi keilmuan agama di masyarakat. "Kami berharap melalui kegiatan Bimluh dan Sema’an ini, kecintaan jamaah terhadap Al-Qur’an tidak hanya sebatas mendengarkan, namun meningkat ke level pemahaman dan pengamalan. Dengan membaca yang benar (tajwid), memahami maknanya (tafsir), dan mengamalkannya, Insya Allah hidup kita akan menjadi lebih terarah dan senantiasa dipenuhi berkah," ujarnya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa Majelis Sema’an Al-Qur’an Al-Mu’awanah terus berkomitmen menjadi pusat edukasi keagamaan, di mana jamaah dapat menikmati lantunan ayat suci sekaligus memperdalam ilmu agama secara terstruktur. Diharapkan, kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan untuk keberlanjutan spiritual jamaah. (umi/del)
