HUT RI #81

Menjaga Akuntabilitas Anggaran, Staf KUA Intensifkan Pengelolaan BOP

K
KUA Purwokerto Timur
11 Des 2025
66x dibaca
SHARE

Purwokerto  – Demi memastikan efektivitas dan akuntabilitas penggunaan anggaran, KUA Purwokerto Timur hari ini fokus pada penyelesaian administrasi dan pertanggungjawaban Biaya Operasional Perkantoran (BOP). Pengelolaan BOP yang transparan merupakan kunci penting dalam mendukung kelancaran seluruh layanan KUA. Kamis (11/12)

Kegiatan pengecekan dan penyelesaian administrasi BOP tersebut dilakukan oleh Buchori Ahmad, salah satu staf pengelola keuangan di KUA Purwokerto Timur.

Buchori Ahmad terlihat teliti memeriksa setiap pos pengeluaran yang tercatat dalam anggaran operasional. Biaya Operasional Perkantoran (BOP) sendiri mencakup berbagai kebutuhan rutin KUA, mulai dari alat tulis kantor, pemeliharaan sarana prasarana, hingga biaya daya dan jasa.

"Kami sedang memfinalisasi laporan penggunaan BOP untuk periode [sebutkan periode, misal: bulan ini/akhir tahun]. Pengecekan ini harus detail, mulai dari kesesuaian antara bukti transaksi dengan pencatatan, hingga memastikan bahwa semua pengeluaran telah mendukung kegiatan pelayanan publik," jelas Buchori Ahmad.

Ia menambahkan, pengelolaan BOP yang tertib dan akuntabel adalah bagian dari upaya KUA untuk menghindari temuan audit dan memastikan bahwa uang negara digunakan sebagaimana mestinya.

Kepala KUA Purwokerto Timur, Zangim Fiddaroin, memberikan penekanan khusus pada pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan disiplin.

"Akuntabilitas keuangan adalah cerminan dari integritas instansi. Kami menginstruksikan kepada seluruh staf terkait, termasuk Pak Buchori Ahmad, untuk selalu teliti dan tepat waktu dalam menyelesaikan laporan Biaya Operasional Perkantoran. Ini bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat dan negara," tegas Zangim Fiddaroin.

Dengan pengelolaan BOP yang baik, diharapkan seluruh aktivitas pelayanan di KUA Purwokerto Timur, mulai dari pencatatan nikah hingga pembinaan keagamaan, dapat berjalan tanpa hambatan. (jw)