Menjaga Kesehatan Lansia Saat Berpuasa
Banyumas - Penyuluh Agama Islam KUA Wangon menggelar bimbingan dan penyuluhan bagi jamaah lansia di Majelis Taklim Al Barokah, Desa Rawaheng. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini mengangkat tema "Menjaga Kesehatan Lansia Saat Berpuasa", mengingat tantangan fisik yang dihadapi kelompok usia lanjut dalam menjalankan ibadah di bulan suci. Puluhan lansia tampak antusias menyimak materi yang disampaikan, sebagai upaya membekali diri agar tetap bugar dan produktif meski sedang menunaikan kewajiban puasa. Rabu (04/03/26)
Dalam sesi bimbingan tersebut, Joharulloh, selaku Penyuluh Agama menekankan pentingnya pola makan seimbang dan hidrasi yang cukup selama waktu berbuka hingga sahur. Para lansia diingatkan untuk menghindari makanan yang terlalu manis atau berlemak secara berlebihan, serta memperbanyak asupan serat dan air putih. Hal ini dilakukan guna mencegah penurunan kondisi fisik yang drastis, seperti dehidrasi atau lemas, yang sering kali menjadi kendala bagi jamaah senior saat menjalani aktivitas ibadah di siang hari.
Selain aspek jasmani, penyuluhan ini juga menyentuh sisi spiritual dan psikologis dalam menghadapi bulan Ramadhan. Joharulloh menjelaskan bahwa niat yang kuat dan hati yang tenang merupakan kunci utama bagi lansia untuk menjaga daya tahan tubuh. Dengan manajemen stres yang baik dan pengisian waktu melalui zikir serta tadarus, beban fisik saat berpuasa akan terasa lebih ringan, sehingga para lansia di Majelis Taklim Al Barokah tetap dapat beribadah dengan penuh suka cita.
"Puasa bagi lansia bukan hanya soal menahan lapar, tetapi tentang bagaimana mengatur ritme tubuh agar tetap sehat secara lahir dan batin. Kami memberikan edukasi ini agar para orang tua tidak memaksakan diri secara berlebihan, namun tetap mampu meraih keutamaan Ramadhan dengan bimbingan medis dan agama yang tepat," ungkap Joharulloh di sela-sela acara.
Kegiatan penyuluhan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Melalui program ini, Penyulugh Agama berharap Majelis Taklim Al Barokah dapat menjadi percontohan bagi lingkungan sekitar dalam membina kesehatan kaum lansia. Diharapkan para lansia dapat menjalankan ibadah puasa hingga hari kemenangan nanti dalam kondisi fisik yang prima dan spiritual yang mantap. (jhr)
