Menjaga Mata, Meraih Pahala
Banyumas – Penyuluh Agama Islam KUA Lumbir, Setiono, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim Darussalam Desa Kedunggede, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan peran Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pembinaan, pendampingan, serta penguatan pemahaman keagamaan kepada masyarakat.
Dalam bimbingan tersebut, Setiono menyampaikan materi bertema “Pahala yang Didapat Mata”. Materi ini menekankan pentingnya menjaga pandangan sebagai salah satu anggota tubuh yang memiliki peran besar dalam menentukan kualitas iman dan akhlak seorang Muslim. Disampaikan bahwa mata dapat menjadi sumber pahala apabila digunakan untuk melihat hal-hal yang baik dan bermanfaat, namun sebaliknya juga dapat menjadi sumber dosa jika tidak dijaga dengan baik.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa di antara pahala yang dapat diperoleh melalui mata adalah ketika seseorang menggunakan pandangannya untuk membaca Al-Qur’an, menuntut ilmu, melihat orang tua dengan penuh kasih sayang, serta menyaksikan berbagai bentuk kebaikan dan kebesaran ciptaan Allah SWT. Semua itu, menurutnya, menjadi amalan yang bernilai ibadah apabila disertai dengan niat yang ikhlas karena Allah SWT.
Setiono juga mengingatkan jamaah Majelis Taklim Darussalam agar senantiasa menjaga pandangan dari hal-hal yang dilarang oleh agama, seperti melihat sesuatu yang dapat menimbulkan syahwat atau mengarah pada perbuatan maksiat. Menjaga pandangan merupakan bagian dari upaya membersihkan hati dan memperkuat keimanan, terutama di tengah tantangan kehidupan modern yang penuh dengan berbagai godaan visual.
Dalam penyampaiannya, Setiono mengajak para jamaah untuk lebih bijak dalam memanfaatkan indera penglihatan, khususnya dalam penggunaan media sosial dan tontonan sehari-hari. Dengan menjaga mata, diharapkan hati menjadi lebih tenang, ibadah semakin khusyuk, serta perilaku sehari-hari lebih mencerminkan akhlakul karimah.
Kegiatan bimbingan dan penyuluhan berlangsung dengan suasana yang khidmat dan penuh perhatian. Jamaah tampak antusias mengikuti penyampaian materi serta aktif dalam sesi tanya jawab. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama agar seluruh jamaah senantiasa diberi kekuatan untuk menjaga diri, khususnya dalam menjaga pandangan, sehingga dapat meraih pahala dan ridha Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Kedunggede semakin memahami pentingnya menjaga anggota tubuh sebagai amanah dari Allah SWT, serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud keimanan dan ketakwaan.
