Menutup Pekan dengan Cahaya Al-Quran: Tradisi Khatmil Quran GTK di Madrasah

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas - Kegiatan akhir pekan di lingkungan madrasah menjadi momen istimewa bagi para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dalam menutup rangkaian aktivitas pembelajaran dengan nuansa spiritual yang mendalam. Setiap hari Sabtu, GTK secara konsisten melaksanakan khatmil Quran bersama sebagai bentuk penguatan iman dan takwa, sekaligus refleksi diri setelah menjalani kesibukan selama sepekan. Tradisi ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga telah tumbuh menjadi budaya positif yang mengakar di lingkungan madrasah. Sabtu (18/04)

Program ini diawali dari komitmen bersama, di mana setiap guru memiliki target menyelesaikan satu juz dari Al-Qur'an setiap pekannya. Dengan pembagian yang terstruktur, seluruh GTK secara bergiliran membaca bagian masing-masing hingga genap 30 juz. Kebersamaan ini mencerminkan semangat kolektif dalam menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an, sekaligus menjadi teladan nyata bagi peserta didik dalam mencintai kitab suci.

Pelaksanaan khatmil Quran setiap Sabtu dimulai dengan murajaah atau pengulangan hafalan, khususnya juz 30 yang menjadi bagian penting dalam pembelajaran sehari-hari. Kegiatan juga dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat pilihan, termasuk awal dan akhir Surah Al-Baqarah yang memiliki keutamaan tersendiri. Suasana khusyuk begitu terasa ketika lantunan ayat suci menggema, menghadirkan ketenangan dan keberkahan bagi seluruh peserta.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah antar GTK. Di tengah kesibukan tugas administrasi dan pembelajaran, momen khatmil Quran menghadirkan ruang kebersamaan yang penuh makna. Para guru tidak hanya berbagi peran sebagai pendidik, tetapi juga sebagai sesama hamba yang saling mengingatkan dalam kebaikan dan meningkatkan kualitas ibadah.

Menutup rangkaian kegiatan, doa khatmil Quran dipanjatkan dengan penuh harap dan keikhlasan. Dalam doa tersebut, GTK memohon keberkahan ilmu, kemudahan dalam mendidik generasi, serta keselamatan dan kesuksesan bagi seluruh warga madrasah. Doa ini menjadi penutup yang menyempurnakan kegiatan, sekaligus penguat spiritual sebelum kembali menjalani aktivitas di pekan berikutnya.

Dengan adanya program khatmil Quran rutin ini, nilai-nilai religius diharapkan semakin tertanam kuat dalam diri GTK dan berdampak positif pada lingkungan madrasah secara keseluruhan. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari komitmen untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Madrasah pun semakin menunjukkan jati dirinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kokoh dalam spiritualitas.(HumasMTsN3)