Min 1 Banyumas Gelar Doa Bersama bagi Korban Terdampak Erupsi Semeru
Oleh MIN1 Banyumas
BANYUMAS – Duka Semeru menjadi duka banyak orang, sejak Gunung Semeru mengeluarkan awan panas pada 4 Desember lalu, masyarakat sekitar Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur menjadi terdampak bencana ini. Kamis, 9 Desember 2021. MIN 1 Banyumas menggelar doa bersama. H. Saridin, S.Ag., M.Pd.I. selaku kepala madrasah memimpin langsung jalannya doa bersama yang ditujukan untuk korban terdampak awan panas dan guguran Gunung Semeru di Lumajang. Acara ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan MIN 1 Banyumas.
“Duka Semeru adalah duka kita, bencana ini menyebabkan banyak korban terdampak. Mereka kehilangan tempat tinggal, saudara, sanak keluarga, dan harus mengungsi ke tempat yang lebih aman agar terhindar dari dampak awan panas dan guguran Gunung Semeru. Untuk itu, kita harus membantu mereka dengan apa yang kita punya, menyisihkan sedikit harta yang kita punya dan tentunya juga mendoakan agar mereka diberi keselamatan dan ketabahan dalam menghadapi bencana,” terang Saridin.
Acara dimulai dengan penggalangan dana untuk donasi korban terdampak erupsi Gunung Semeru kemudian dilanjut dengan doa bersama. Saridin berharap dengan sedikit uluran tangan ini, akan sedikit mengurangi beban bagi para korban terdampak dan dengan doa yang kita panjatkan akan menguatkan hati korban terdampak dalam menghadapi kejadian ini.
Rencananya setelah penggalangan donasi terkumpul, donasi ini akan diserahkan ke Kantor Kementrian Agama Kabupaten Banyumas yang kemudian akan segera disalurkan kepada para korban bencana awan panas dan guguran gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur. Saridin juga berterima kasih kepada seluruh guru dan karyawan yang telah berdonasi dan mengikuti doa bersama.
“Harapan kita, dengan sedikit uluran tangan dari kita akan sedikit mengurangi beban dan dengan doa yang kita panjatkan akan menguatkan hati mereka dalam menghadapi musibah ini. Semoga kita semua juga senantiasa selalu dalam lindungan Allah Swt.” pungkas Saridin.td.
