MTs Negeri 1 Banyumas Bersinergi Dengan Yayasan Amal Mata Indonesia
Oleh MTSN 1 Banyumas
Yayasan Amal Mata Indonesia adalah salah satu yayasan yang membantu anak-anak dibeberapa daerah di wilayah Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen) mengatasi kekurangan mereka dalam hal penglihatan atau mata. Mereka melaksanakan pemeriksaan mata secara gratis di Aula MTs Negeri 1 Banyumas pada hari ini, Sabtu (19/02/2022).
Kegiatan ini bertujuan dalam rangka membantu para siswa serta Guru dan Karyawan MTs Negeri 1 Banyumas yang mengalami gangguan penglihatan agar bisa sembuh dengan menggunaka kacamata yang bersubsidi.
"Yayasan Amal Mata Indonesia ini sedang melaksanakan Bakti Sosial di MTs Negeri 1 Banyumas dengan mengadakan pemeriksaan gratis kepada seluruh siswa, guru dan karyawan MTs Negeri 1 Banyumas serta memberikan penawaran kacamata bersubsidi" ujar Puradyo Sasono, salah satu petugas dari Yayasan Amal Mata Indonesia.
"Alhamdulillah, terimakasih banyak pak, saya jadi tahu mata saya ternyata minus, terimakasih kacamata subsidinya", ujar Andika salah satu siswa MTs Negeri 1 Banyumas.
Sebelum pemeriksaan lanjut yang diadakan sekarang ini, pada Hari Senin, 14 Februari 2022 beberapa tim dari Yayasan Amal Mata Indonesia datang dahulu ke MTs Negeri 1 Banyumas untuk melaksanakan pemeriksaan awal kepada siswa-siswa MTs Negeri 1 Banyumas. Yang kemudian di hari ini anak-anak yang perlu mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dikumpulkan di Aula untuk mendapatkan pemeriksaan lebih dan diberi penawaran kaca mata bersubsidi.
Mohamad Ishar selaku waka bidang kesiswaan menghimbau kepada seluruh siswa dan guru yang mengalami keluhan pada penglihatanya untuk bisa diperiksa secara gratis di Aula MTs Negeri 1 Banyumas. "Bapak Ibu Guru dan Karyawan serta seluruh siswa MTs Negeri 1 Banyumas, bagi yang mengalami gangguan dalam penglihatan silahkan bisa mengikuti pemeriksaan mata secara gratis dan jika ingin memesan kacamata hanya di bebani 30.000 rupiah untuk siswa dan 70.000 rupiah untuk Bpk/ Ibu Guru dan karyawan", tuturNya. (TRM).
