HUT RI #81

Parenting Islami Jadi Materi Bimbingan Penyuluhan di MT Al-Irsyad Klapagading

KUA Wangon
KUA Wangon
02 Nov 2026
21x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 03-11-2026 12:56
SHARE

 

Wangon – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon terus berupaya meningkatkan kualitas kehidupan keluarga melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) keagamaan. Kali ini, materi Parenting Islami menjadi tema utama dalam kegiatan Bimluh bersama jamaah Majelis Taklim (MT) Al-Irsyad Klapagading. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para orang tua tentang pentingnya pola asuh anak yang sesuai dengan tuntunan ajaran Islam. Senin (02/11)

Dalam penyampaian materi, Penyuluh Agama Islam Ni’mah menjelaskan bahwa mendidik anak merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kesabaran, dan kasih sayang. Orang tua tidak hanya berkewajiban memenuhi kebutuhan fisik anak, tetapi juga harus memperhatikan pendidikan agama, pembentukan karakter, serta perkembangan mental dan spiritualnya.

Ni’mah menyampaikan bahwa parenting Islami perlu diterapkan melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Anak merupakan peniru terbaik dari perilaku orang tuanya. Oleh karena itu, orang tua hendaknya membiasakan perilaku baik, mengajarkan ibadah sejak dini, membangun komunikasi yang hangat, serta memberikan nasihat dengan cara yang bijaksana dan tidak mengedepankan kekerasan.

“Pendidikan anak harus dimulai dari keluarga. Orang tua hendaknya menjadi teladan dalam beribadah, bertutur kata, dan berperilaku. Mendidik anak bukan hanya dengan perintah, tetapi juga dengan cinta, doa, kesabaran, dan keteladanan. Dengan demikian, anak akan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki kepribadian yang baik,” ungkap Ni’mah. Jamaah MT Al-Irsyad menyambut baik materi tersebut karena memberikan wawasan dan motivasi dalam mendampingi tumbuh kembang anak sesuai nilai-nilai Islam.

Melalui kegiatan Bimluh ini, KUA Wangon berharap para jamaah semakin memahami pentingnya peran keluarga sebagai madrasah pertama bagi anak. Parenting Islami diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan rumah tangga. Penyuluh Agama Islam akan terus hadir di tengah masyarakat melalui majelis taklim sebagai sarana edukasi, pembinaan keluarga sakinah, serta penguatan nilai-nilai keagamaan. (srf)