Penguatan Testing dan Tracing melalui Pengambilan Sampel Swab Antigen
Oleh MTSN2 Banyumas
Banyumas – Sehubungan dengan adanya surat edaran dari Dinas Kesehatan No.440/2279 tanggal 11 April 2022 perihal penguatan Testing dan Tracing. Dalam hal ini kewaspadaan lonjakan kasus Covid-19 pada situasi pasca Hari Raya Idul Fitri.
Selasa (7/5/22), sebanyak 4 orang guru dan 7 siswa MTsN 2 Banyumas mengikuti swab antigen di MTsN 2 Banyumas sekitar pukul 10.30 WIB yang dilakukan oleh Petugas Kesehatan dari Puskesmas Tambak 1. Sebelum mengikuti swab para peserta mengisi data yang telah disiapkan oleh petugas.
Pengambilan sampel swab antigen oleh Petugas Kesehatan dari Puskesmas Tambak 1 tidak hanya untuk guru dan siswa MTs Negeri 2 Banyumas saja tetapi juga untuk para guru dan siswa dari sekolah dan madrasah lain.
Hanik selaku petugas kesehatan dari Puskesmas Tambak 1 mengungkapkan bahwa kegiatan pengambilan sampel swab antigen juga bertujuan untuk mempertahankan PPKM level 1 Kabupaten Banyumas.
"Kegiatan Penguatan Testing dan Tracing dengan pengambilan sampel swab antigen dilaksanakan kepada semua instansi di wilayah Kabupaten Banyumas melalui Puskesmas terdekat", jelas Hanik.
“Pengambilan sampel swab antigen berjalan lancar, dan setelah keluar hasilnya, semua guru dan siswa MTs Negeri 2 Banyumas yang dijadikan sampel, dinyatakan negatif,” ungkap Atik Restusari selaku Kepala MTsN 2 Banyumas.
Atik berharap dengan hasil ini, semoga siswa MTsN 2 Banyumas semakin sehat, aman dalam mengikuti pembelajaran tatap muka tanpa rasa khawatir.
“Meski semua dinyatakan negatif, saya tetap berpesan kepada seluruh pihak untuk tetap menjaga protokol kesehatan,” pungkas Atik.
#TimwebMTsN2Bms#NgeTOP#Eksis#Kreatif
