Pentingnya Ilmu Tajwid, Penyuluh Kemranjen Kaji Hukum Nun Syiddah di MT Nurul Falah
Oleh KUA KEMRANJEN
Kemranjen – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kemranjen, Miftahudin, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (bimluh) di MT Nurul Falah Grujugan yang diikuti oleh siswa kelas 5 MI Nurul Falah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai kaidah ilmu tajwid. Selasa (04/08)
Pada kesempatan tersebut, Miftahudin menyampaikan materi tentang hukum nun syiddah (tasydid). Ia menjelaskan bahwa setiap huruf nun yang bertasydid wajib dibaca dengan ghunnah (dengung) selama dua harakat. Materi disampaikan secara bertahap melalui penjelasan teori, pembacaan contoh ayat Al-Qur'an, serta praktik langsung oleh para siswa agar lebih mudah dipahami dan diterapkan.
Para siswa mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan antusias. Mereka secara bergantian mempraktikkan bacaan yang mengandung nun bertasydid, sementara Miftahudin memberikan bimbingan dan koreksi untuk menyempurnakan makhraj serta panjang pendek bacaan sesuai kaidah tajwid.
Melalui kegiatan bimluh ini, diharapkan para siswa semakin memahami ilmu tajwid sebagai bekal dalam membaca Al-Qur'an dengan tartil. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Penyuluh Agama Islam KUA Kemranjen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur'an dan membentuk generasi Qur'ani yang mencintai serta mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.(W)
