Penyuluh Agama KUA Sumpiuh Survei Ponpes Babul Muttaqin

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Tim Penyuluh Agama Islam (PAI) dari Kecamatan Sumpiuh, yang terdiri dari Laeli Najihah dan Siti Nurkharisah Candrawati, melanjutkan agenda survei dan pembinaan di pondok pesantren wilayah setempat. Hari ini, giliran Pondok Pesantren Babul Muttaqin di Desa Selanegara yang dikunjungi, sebuah institusi yang sarat dengan nilai historis. Jumat (17/10)

Pondok Pesantren Babul Muttaqin, yang diasuh oleh K.H. Mu’ad Suyuti dan Gus Muwafiq, merupakan salah satu cagar pendidikan Islam tertua di kawasan tersebut. Berdasarkan data sejarah, cikal bakal berdirinya pondok ini telah dimulai sejak tahun 1908, meski pembangunan fisik bangunannya baru dimulai sekitar tahun 1990-an.

Kedatangan penyuluh bertujuan untuk memverifikasi dan mendata kondisi terkini pondok. Saat ini, Pondok Pesantren Babul Muttaqin mempertahankan tradisi khas, dimana keberadaan santri hanya diisi oleh santri kalong (santri yang tidak menginap/tinggal di asrama).

Menanggapi hasil survei dan status pondok pesantren yang dipimpinnya, Gus Muwafiq menekankan pentingnya peran pondok tua sebagai benteng tradisi keilmuan, terlepas dari format santri yang ada. Ia melihat "santri kalong" sebagai kekuatan unik yang menyebarkan nilai-nilai pesantren di tengah masyarakat.
"Pondok Pesantren Babul Muttaqin ini adalah saksi sejarah panjang peradaban Islam di Selanegara, sejak sebelum kemerdekaan. Keberadaannya di tengah masyarakat adalah warisan tak ternilai," ujar Gus Muwafiq.

"Fenomena 'santri kalong' di pondok tua seperti ini jangan dipandang sebagai kekurangan. Justru itu adalah kekuatan. Mereka adalah jaringan yang memastikan ilmu pesantren, akhlak, dan semangat kebangsaan menyebar langsung ke rumah-rumah, ke pasar, dan ke kantor. Artinya, pondok ini tidak hanya mendidik di dalam, tetapi aktif menjadi sumbu spiritual bagi desa sekitar," tegasnya.

Survei ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi penyuluh untuk memberikan bimbingan dan dukungan yang tepat, memastikan warisan keilmuan Pondok Pesantren Babul Muttaqin terus lestari dan relevan dengan perkembangan zaman. (lae/del)