HUT RI #81

Penyuluh Ajak Penerima Manfaat Amalkan Nilai Sabar di Tengah Ujian Hidup

K
KUA Rawalo
11 Des 2025
20x dibaca
SHARE

Banyumas - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Rawalo, Sairan Abdul Majid dan Ika Ariyanti, atas perintah tugas dari Kepala KUA Rawalo, Sakdolah, kembali menghadiri pertemuan PKH untuk pendampingan rohani kepada para penerima manfaat dengan mengusung materi tentang pentingnya mengamalkan nilai sabar dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Kamis (11/12)

Pertemuan yang berlangsung pada pukul 09.00 WIB sampai dengan Pukul 10.30 WIB bertempat di rumah Maryati (salah satu penerima manfaat) RW 05  Desa Losari Kecamatan Rawalo menjadi ruang pembinaan moral sekaligus penguatan mental bagi peserta agar mampu lebih tenang, ikhlas, dan bijak dalam menyikapi setiap masalah.

Dalam penyampaiannya, Sairan menekankan bahwa sabar merupakan salah satu akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Sabar tidak hanya berarti menahan diri dari amarah, tetapi juga keteguhan hati ketika menghadapi kesulitan, kesediaan untuk tetap istiqamah dalam kebaikan, serta kesanggupan menerima ketentuan Allah dengan lapang dada.

Ika juga mengajak para penerima manfaat untuk mempraktikkan sabar dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam situasi keluarga, pekerjaan, maupun lingkungan sosial. Menurutnya, kemampuan mengendalikan diri saat diuji akan melahirkan ketenangan jiwa dan memudahkan seseorang menemukan solusi dari persoalan yang dihadapi.

Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan, terlebih ketika penyuluh memberikan contoh-contoh praktis cara menerapkan sabar, seperti mengatur emosi, memperbanyak istighfar, serta belajar memahami hikmah di balik setiap kejadian. Sejumlah peserta mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya melatih kesabaran untuk menciptakan kehidupan yang lebih harmonis.

Melalui kegiatan ini, Sairan dan Ika berharap para penerima manfaat dapat memperkuat kualitas spiritual dan mental mereka sehingga mampu menjalani kehidupan dengan lebih optimis dan penuh keikhlasan. Pendampingan seperti ini diharapkan terus menjadi sarana pembinaan berkelanjutan bagi masyarakat Rawalo.