HUT RI #81

Penyuluh Belajar Teknologi Teodolit di Masjid Nur Sulaiman

K
KUA Tambak
26 Feb 2026
27x dibaca
SHARE

Banyumas – Penyuluh dari KUA Tambak, Mukhrodin, Cholik, Lukman, Supriyatno, dan Lilis mengikuti kegiatan pembelajaran dan praktik penentuan arah kiblat menggunakan alat teodolit yang dilaksanakan di halaman Masjid Nur Sulaiman. Kamis (26/2/26).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis para penyuluh dalam memastikan ketepatan arah kiblat masjid dan musala di wilayah Kecamatan Tambak. Dalam praktik tersebut, peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai dasar-dasar ilmu falak, teknik pengukuran sudut, hingga cara pengoperasian teodolit untuk menentukan arah kiblat secara akurat.

Pemateri (Mintoro, Penyuluh Ajibarang)menjelaskan bahwa penggunaan teodolit dinilai lebih presisi dibandingkan metode konvensional berbasis kompas, karena mempertimbangkan koordinat geografis serta perhitungan azimut matahari. Para penyuluh tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pemasangan alat, kalibrasi, hingga pembacaan sudut arah kiblat.

Salah satu peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk menunjang tugas di lapangan. “Dengan memahami penggunaan teodolit, kami dapat memberikan pendampingan yang lebih tepat kepada pengurus masjid maupun masyarakat dalam pelurusan arah kiblat,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan praktik langsung pengukuran arah kiblat di halaman masjid, yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan evaluasi hasil pengukuran. Diharapkan, melalui pelatihan ini, para penyuluh Kementerian Agama Republik Indonesia semakin profesional dan akurat dalam memberikan layanan keagamaan kepada masyarakat.