Penyuluh Beri Bimbingan Kerohanian bagi Tenaga Medis: Soroti Pentingnya Menjaga Lima Organ Tubuh
Banyumas – Dalam upaya memperkuat dimensi spiritual para petugas kesehatan, Penyuluh Agama Islam KUA Pekuncen, Sudiro, memberikan bimbingan kerohanian pada acara Lokakarya Mini yang diselenggarakan oleh Puskesmas Pekuncen 2. Rabu (10/12)
Kepala Puskesmas Pekuncen 2, Edi Hartono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama yang terjalin dengan KUA Pekuncen. Beliau menyatakan, bimbingan kerohanian ini sangat penting bagi seluruh tenaga medis dan karyawan Puskesmas yang beliau pimpin.
Sudiro, dalam penyampaian materi Bimbingan Kerohanian, mengangkat tema "Menjaga Lima Organ Tubuh". Beliau membuka materi dengan merujuk pada Al-Qur'an Surat Al-Insan ayat 2 yang artinya "Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur. Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan) sehingga menjadikannya dapat mendengar dan melihat."
Berdasarkan kajian Imam Al-Ghazali, Sudiro menjelaskan bahwa terdapat lima organ tubuh yang wajib dijaga oleh seorang yang bertaqwa karena kelak akan dimintai pertanggungjawabannya. Kelima organ tersebut adalah mata, telinga, mulut, hati, dan perut.
Kegiatan Lokakarya Mini yang diikuti oleh sekitar 50 orang peserta ini berlangsung lancar dan penuh keakraban, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif.
"Alhamdulillah, bimbingan kerohanian ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami berharap kerjasama KUA dengan Puskesmas Pekuncen 2 ini akan berlanjut secara berkesinambungan, karena penguatan rohani sangat dibutuhkan bagi karyawan kami," ujar Kepala Puskesmas, Edi Hartono.
Diharapkan, penguatan spiritual ini dapat meningkatkan integritas dan profesionalisme para tenaga medis dan karyawan Puskesmas Pekuncen 2 dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
