Penyuluh Berikan Materi Moderasi Beragama Sejak Dini
Oleh KUA JATILAWANG
Banyumas - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Jatilawang memberikan materi tentang moderasi beragama kepada peserta didik sebagai upaya menanamkan nilai toleransi dan kerukunan sejak dini. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan pendidikan dengan melibatkan siswa-siswi serta para pendidik. Dalam suasana interaktif, penyuluh agama menyampaikan pentingnya sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, serta menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat. Selasa (14/04)
Dalam penyampaiannya, penyuluh agama menekankan bahwa moderasi beragama harus ditanamkan sejak usia dini agar generasi muda memiliki pemahaman yang baik tentang kehidupan beragama yang damai dan seimbang. “Sejak dini, anak-anak perlu diajarkan untuk saling menghormati dan hidup rukun dalam perbedaan. Inilah bagian dari moderasi beragama yang harus kita tanamkan bersama,” ungkapnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi ringan dan tanya jawab agar peserta lebih mudah memahami konsep moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta didik mampu mengamalkan nilai-nilai toleransi, kebersamaan, serta menjunjung tinggi persatuan bangsa dalam kehidupan sehari-hari.{ma}
