HUT RI #81

Penyuluh KUA Beri Penyuluhan kepada Wali Siswa TK Pertiwi 01 Melung

KUA Kedungbanteng
KUA Kedungbanteng
05 Mar 2026
37x dibaca
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam dari KUA Kedungbanteng memberikan penyuluhan kepada para wali siswa TK Pertiwi Melung mengenai pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak sejak usia dini. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan TK Pertiwi Melung dengan dihadiri para orang tua atau wali murid serta pihak sekolah. Kamis (05/03)

‎Dalam penyuluhan tersebut, Imam Hatim selaku penyuluh agama islam menyampaikan bahwa keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak. Oleh karena itu, orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, akhlak, serta kebiasaan baik pada anak. Pendidikan yang diberikan di rumah akan menjadi dasar bagi perkembangan anak di masa depan.

‎Selain itu, para wali siswa juga diajak untuk lebih aktif mendampingi anak dalam proses belajar, memberikan teladan yang baik, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini. Orang tua diharapkan dapat menciptakan lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang, komunikasi yang baik, dan pembiasaan ibadah sederhana seperti berdoa, membaca doa harian, serta mengenalkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

‎Hatim juga menekankan pentingnya kerja sama antara orang tua dan pihak sekolah dalam mendidik anak. Dengan adanya sinergi yang baik antara keluarga dan lembaga pendidikan, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik, mandiri, serta memiliki dasar keimanan yang kuat.

‎Kepala Sekolah beserta wali siswa menyambut baik kegiatan penyuluhan ini. Mereka merasa mendapatkan tambahan wawasan tentang cara mendidik anak dengan pendekatan yang lebih baik, terutama dalam menanamkan nilai-nilai agama dan membangun karakter positif sejak usia dini.

‎Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya peran mereka dalam pendidikan anak, sehingga tercipta generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.‎~hatim