Penyuluh KUA Bersamai Anak-Anak Remaja Puteri RTA Al Mainah Desa Notog
Banyumas - Penyuluh Agama Islam kecamatan Patikraja mengisi kegiatan kajian rutin anak-anak remaja RTA (Rumah Tahfidz Al-Qur'an) Muhammadiyah Desa Notog Kecamatan Patikraja. Kegiatan yang berlangsung di RTA Puteri tersebut diikuti dengan antusias oleh para santri sekaligus siswi-siswi MTs Muhammadiyah Patikraja. Kamis (12/02)
Dalam penyampaiannya, Penyuluh Agama Islam, Wahidah, yang juga merupakan pengurus rumah tahfidz tersebut membawakan materi tentang Mengelola Hati Dengan Muhasabah. Beliau bertanya "Mengapa kita harus berbicara masalah hati atau Tazkiyatun nufus?" Lanjutnya,
Allah melihat hati dan amal manusia, bukan melihat pakaian dan hartanya.
Kalau hatinya baik maka baiklah semua amalnya, begitupun sebaliknya.
Hati adalah penyelamat insan disaat harta dan anak-anak tidak berguna lagi, kecuali anak sholeh yang mendoakanya (QS. Syu'ara: 88 - 89)
Kehidupan yang hakiki adalah kehidupan hati.
Semua kekuatan manusia ada di hatinya.
Penyelamat manusia adalah Qolbun Salim, yaitu:
Hati yang selamat dari penghambaan kepada selain Allah SWT.
Hati yang selamat dari kesombongan dengan cara tawadhu' dalam kehidupan ini.
Hati yang selamat dari hasad.
"Oleh karena itu muhasabah adalah sebagai penjagaan hati" ungkapnya.
Kegiatan membersamai anak-anak remaja puteri RTA Al Mainah ditutup dengan nasehat untuk selalu menjaga kerukunan dan kebersamaan di pondok karena itu akan membuat rasa aman dan damai hidup di pondok dan juga harus senantiasa menjadi anak yang sholeh yang selalu mendoakan kedua orangtuanya. (Wahidah)
