Penyuluh KUA Gumelar Ajak Jamaah MT Nurul Iman Dawamkan Istighfar

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Suasana khidmat menyelimuti Majelis Taklim (MT) Nurul Iman, Desa Cihonje, saat Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar menyampaikan materi penyuluhan mengenai fadhilah atau keutamaan membaca istighfar. Kegiatan ini menekankan bahwa istighfar bukan sekadar ucapan lisan, melainkan bentuk pengakuan tulus seorang hamba atas segala kekhilafan di hadapan Sang Pencipta. Kamis (02/04)

Dalam penyuluhan tersebut, dijelaskan bahwa istighfar merupakan kunci pembuka pintu langit yang sering kali terlupakan oleh manusia di tengah hiruk-pikuk dunia.

Merujuk pada dalil Al-Qur'an, penyuluh menelaah janji Allah SWT dalam Surat Nuh ayat 10-12. Dalam ayat tersebut, dijelaskan secara gamblang kaitan erat antara istighfar dengan datangnya curahan rezeki, karunia keturunan, hingga kemakmuran kebun dan sungai-sungai sebagai simbol kesejahteraan hidup.

Dari sisi psikologis dan ketenangan batin, istighfar berperan sebagai pembersih noda-noda hati yang diakibatkan oleh dosa dan kelalaian. Dengan mendawamkan (merutinkan) istighfar, seorang mukmin akan merasakan ketenangan jiwa dan mendapatkan jalan keluar (solusi) di tengah kesempitan hidup yang dialaminya.

Guna mendapatkan manfaat yang maksimal, jamaah MT Nurul Iman diajak untuk memperhatikan adab dan waktu-waktu mustajab dalam beristighfar:

  • Waktu Sahur: Memanfaatkan waktu sebelum subuh sebagai saat terbaik untuk memohon ampunan sebagaimana sifat para penghuni surga.

  • Penghayatan Makna: Melafalkan istighfar dengan suara lembut sembari menghadirkan rasa penyesalan dan harapan akan rahmat Allah di dalam jiwa.

Melalui penyuluhan ini, diharapkan jamaah tidak hanya menghafal kalimatnya, tetapi mampu menjadikan istighfar sebagai napas kehidupan sehari-hari demi meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.