Penyuluh KUA Gumelar Bedah Bacaan dan Keutamaan Doa Setelah Wudhu di MT Hijrotunnisa Cihonje

Oleh HUMAS
SHARE

 

Gumelar – Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar, Kambali, kembali melaksanakan bimbingan keagamaan berkala bersama warga. Kali ini, penyuluhan difokuskan bagi jamaah Majelis Ta'lim (MT) Hijrotunnisa, RW 08 Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar. Selasa (04/08)

Dalam kesempatan tersebut, Kambali menyampaikan materi materi fikih ibadah yang mendasar namun sangat krusial, yakni "Lafal, Makna, dan Keutamaan Doa Setelah Wudhu".

Di hadapan para jamaah, Kambali menjelaskan bahwa wudhu tidak hanya sebatas ritual membasuh anggota badan secara fisik, melainkan media penyucian diri dari kotoran lahiriah sekaligus pembersih dosa-dosa kecil (batiniah). Oleh karena itu, penyempurnaan wudhu yang diakhiri dengan doa menjadi pelengkap kesucian ibadah seorang muslim.

Beberapa poin penting yang ditekankan kepada jamaah MT Hijrotunnisa meliputi:

  • Adab dan Penyempurnaan Wudhu: Setelah menyelesaikan wudhu dengan sempurna, jamaah disunnahkan menghadap ke arah kiblat, membaca dua kalimat syahadat, dilanjutkan dengan doa memohon agar dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang bertaubat dan menyucikan diri (at-tawwabiin wal mutathahhiriin), serta tetap menjaga ketenangan.

  • Keutamaan Luar Biasa Doa Setelah Wudhu: Kambali mengutip hadits shahih riwayat Imam Muslim, Tirmidzi, dan Ahmad, di mana Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa yang berwudhu lalu menyempurnakannya dan membaca doa setelah wudhu, maka akan dibukakan baginya delapan pintu surga dan ia bebas masuk dari pintu mana saja yang dikehendakinya.

Suasana penyuluhan berlangsung penuh antusias. Para jamaah diajak membaca dan melafalkan doa secara bersama-sama guna memastikan ketepatan tajwid dan pemahaman maknanya.

Melalui kegiatan bimbingan rutin ini, KUA Gumelar berharap masyarakat Desa Cihonje, khususnya para ibu-ibu jamaah majelis ta'lim, dapat konsisten mengamalkan adab-adab sederhana namun berganjaran pahala besar dalam kehidupan sehari-hari.