Penyuluh KUA Gumelar Gelar Siraman Silaturahmi di Majelis Nur Hidayah
Banyumas – Suasana khidmat dan penuh keakraban menyelimuti Majelis Nur Hidayah, Cilangkap, saat jajaran Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar menggelar acara Siraman Silaturahmi dan Halalbihalal. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara ulama, penyuluh, dan masyarakat di wilayah Cilangkap dan sekitarnya. Jumat (27/03)
Acara yang dihadiri oleh tokoh masyarakat dan jamaah setempat ini bertujuan untuk memurnikan hati setelah menjalani ibadah di bulan suci serta merayakan kemenangan di hari yang fitri. Istilah "Siraman Silaturahmi" dipilih untuk menggambarkan betapa segarnya semangat baru yang muncul ketika tali persaudaraan kembali dipererat.
Hadir sebagai pemateri utama, Sunandar, memberikan tausiyah yang menyentuh hati. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa esensi dari halalbihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sebuah transformasi perilaku.
"Silaturahmi adalah kunci pembuka pintu rezeki dan pemanjang usia. Namun lebih dari itu, halalbihalal di majelis ilmu seperti Nur Hidayah ini adalah cara kita memastikan bahwa hati kita bersih dari penyakit dengki dan sombong," ujar Sunandar, di hadapan para jamaah.
Poin Penting Tausiyah:
- Pentingnya Meminta Maaf: Menghapus ganjalan di hati antar sesama warga.
- Peran Majelis Taklim: Sebagai benteng moral dan pusat edukasi agama di desa.
- Sinergi Penyuluh & Masyarakat: Mengajak warga untuk aktif berkonsultasi dengan KUA terkait bimbingan keagamaan.
Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan bersalam-salaman, menciptakan suasana haru sekaligus bahagia. Dengan suksesnya acara ini, diharapkan peran KUA Gumelar semakin dirasakan kehadirannya sebagai mitra spiritual bagi masyarakat Cilangkap.
