HUT RI #81

Penyuluh KUA Jatilawang Beri Motivasi Siswa-Siswi SMPN 3 Wangon Tangguh Hadapi Perubahan Zaman

KUA JATILAWANG
KUA JATILAWANG
23 Okt 2026
3x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 23-10-2026 19:15
SHARE

Banyumas – Muhammad Taubah, Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang, memberikan Bimbingan dan Penyuluhan Islam (Bimluh) di SMPN 3 Wangon dengan materi “Menciptakan Generasi Muda yang Tangguh Menghadapi Perubahan Zaman.” Kegiatan ini menekankan pentingnya membangun generasi muda yang beriman, berkarakter, dan bijak menghadapi tantangan era modern. Jumat (23/10)

Dalam penyuluhan tersebut, generasi muda diajak memahami bahwa kemajuan zaman tidak seharusnya membuat mereka kehilangan jati diri. Teknologi perlu dimanfaatkan untuk hal-hal positif, pergaulan harus dijalani dengan bijak, dan setiap informasi perlu disikapi secara kritis agar tidak mudah terjerumus dalam perilaku yang merugikan.

Muhammad Taubah menekankan pentingnya membangun karakter yang kuat melalui keimanan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan akhlak mulia. Ketangguhan bukan berarti tidak pernah menghadapi kesulitan, melainkan kemampuan untuk bangkit ketika terjatuh, belajar dari kesalahan, serta tetap berpegang pada nilai-nilai kebaikan di tengah berbagai godaan.

Generasi muda juga perlu berani bermimpi dan berusaha meraihnya tanpa mengabaikan adab, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan. Sebab, masa depan tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi seseorang meraih cita-cita, tetapi juga oleh seberapa kuat ia menjaga integritas ketika menghadapi pilihan hidup.

Bimbingan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan sejatinya bukan sekadar mengantarkan siswa menuju keberhasilan akademik, melainkan juga menumbuhkan manusia yang mampu membedakan yang benar dan yang salah, memilih yang bermanfaat, serta bertanggung jawab atas setiap langkahnya.

Di tengah dunia yang terus berubah, generasi muda membutuhkan akar nilai yang kuat agar tidak mudah tumbang diterpa arus zaman. Sebab, masa depan bangsa tidak hanya dibangun oleh anak-anak yang cerdas, tetapi juga oleh mereka yang beriman, berkarakter, dan berani memilih kebenaran meski tidak selalu menjadi pilihan yang mudah.