Penyuluh KUA Pimpin Tim Lomba Paduan Suara Tingkat Karesdinenan Banyumas

Oleh KUA baturraden
SHARE

Baturraden – Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Baturraden, Taswati, ditunjuk sebagai koordinator sekaligus dirijen dalam persiapan lomba paduan suara yang akan diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Karesidenan Banyumas pada Juni mendatang. Senin (20/04/2026)

Penunjukan ini merupakan instruksi langsung dari Ketua PD IPARI Kabupaten Banyumas, H. Lubab Habiburrohman, guna mematangkan kesiapan kontingen dalam ajang bergengsi tingkat karesidenan tersebut.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, tim paduan suara telah melaksanakan latihan perdana pada Senin lalu. Dalam kesempatan itu, Lubab Habiburrohman menekankan pentingnya manajemen persiapan yang terstruktur. Beliau meminta tim untuk segera menyusun perencanaan yang matang, mulai dari jadwal latihan yang rutin hingga penyusunan Rencana Anggaran Belanja (RAB) untuk memenuhi kebutuhan teknis tim.

"Persiapan harus dilakukan secara profesional. Kami meminta tim untuk merinci segala kebutuhan melalui RAB dan memastikan jadwal latihan berjalan konsisten agar hasil yang dicapai maksimal," ujar Lubab dalam arahannya.

Untuk mendukung kelancaran persiapan, Ketua PD IPARI Banyumas juga memfasilitasi kantornya sendiri, yakni kantor KUA Kedungbanteng sebagai pusat lokasi latihan tim. Langkah ini diambil untuk memberikan ruang representatif bagi para anggota paduan suara dalam mengasah kemampuan vokal mereka.

Dalam perlombaan nanti, tim paduan suara dijadwalkan akan membawakan lagu wajib "Mars IPARI". Untuk memperkuat komposisi musik, penampilan tim akan diiringi langsung oleh Imam Hatim, yang merupakan Penyuluh Agama dari KUA Kecamatan Kedungbanteng.

Keterlibatan lintas sektoral antara Penyuluh Agama ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat di bawah naungan PD IPARI Kabupaten Banyumas. Dengan sisa waktu menjelang bulan Juni, koordinasi intensif di bawah Koordinator Tim Taswati diharapkan mampu membawa tim tampil optimal dalam kompetisi tingkat karesidenan tersebut.

Kegiatan persiapan ini tidak hanya bertujuan untuk meraih prestasi dalam lomba, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan solidaritas antar-Penyuluh Agama di Kabupaten Banyumas karena peserta yang terdiri dari unsurPenyuluh Agama se-Kabupaten Banyumas. (Fth)