Penyuluh KUA Purwokerto Timur Peringatkan Bahaya Hati yang Jauh dari Allah dalam Siaran RRI
Purwokerto – Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Timur, Yayuk Septimawati, kembali mengisi program siaran dakwah di Radio Republik Indonesia (RRI) Purwokerto hari ini. Kali ini, beliau mengangkat tema yang mendalam dan introspektif: "Bahaya Hati yang Jauh dari Allah." Kamis (11/12)
Siaran ini bertujuan mengajak para pendengar untuk melakukan refleksi spiritual dan memperbaiki hubungan batin dengan Sang Pencipta.
Dalam siarannya, Yayuk Septimawati menjelaskan secara lugas mengenai konsekuensi spiritual, psikologis, dan sosial yang dapat timbul ketika hati seseorang mulai menjauh dari ketaatan dan mengingat Allah.
Yayuk menekankan bahwa hati yang jauh dari Allah cenderung mudah diliputi oleh: Kecemasan dan Kegelisahan: Meskipun memiliki harta dan jabatan, kedamaian batin sulit dicapai. Sifat Materialistis: Kehidupan hanya berorientasi pada pencapaian duniawi semata. Kesulitan Menerima Takdir: Kurangnya rasa syukur dan kesabaran saat menghadapi cobaan.
"Jantung spiritual kita adalah hati. Jika hati tidak terhubung dengan Rabb-nya, maka ibadah terasa hampa, dan kebahagiaan sejati akan sulit didapatkan. Kita harus senantiasa melakukan muhasabah (introspeksi) agar hati tetap hidup dan dekat dengan petunjuk-Nya," tegas Yayuk Septimawati kepada pendengar RRI. (yyk/jw)
