Penyuluh KUA Ramah dengan Penunggu Pasien Rawat Inap Puskesmas Wangon I
Wangon – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Zain, melaksanakan kegiatan ramah tamah dengan para penunggu pasien rawat inap di Puskesmas Wangon I. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menghadirkan pendampingan spiritual bagi masyarakat yang sedang mendampingi anggota keluarga menjalani perawatan. Melalui komunikasi yang hangat dan penuh kekeluargaan, penyuluh berupaya memberikan dukungan moral agar para penunggu pasien tetap tabah, sabar, dan memiliki semangat dalam menghadapi ujian kehidupan. Jum'at (16/10)
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Zain menyapa para penunggu pasien serta membuka ruang percakapan mengenai pentingnya menjaga kesabaran, memperkuat doa, dan menumbuhkan sikap saling menguatkan. Menunggu anggota keluarga yang sedang sakit tentu membutuhkan ketabahan dan perhatian, sehingga dukungan dari lingkungan sekitar dapat menjadi penyemangat tersendiri. Kehadiran penyuluh agama di lingkungan puskesmas juga menjadi salah satu bentuk pendekatan dakwah yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Zain menyampaikan bahwa tugas Penyuluh Agama Islam tidak hanya dilakukan melalui pengajian atau majelis taklim, tetapi juga melalui pendekatan kemanusiaan di tengah masyarakat. “Kami ingin hadir untuk menyapa, mendengarkan, dan memberikan semangat kepada masyarakat. Dalam kondisi mendampingi keluarga yang sedang sakit, kesabaran, doa, dan sikap saling menguatkan sangatlah penting. Semoga silaturahmi sederhana ini dapat memberikan ketenangan dan semangat bagi para penunggu pasien,” ungkap Zain.
Salah seorang penunggu pasien menyambut baik kegiatan ramah tamah tersebut. Menurutnya, perhatian dan sapaan yang diberikan penyuluh agama menjadi penghibur di tengah waktu menunggu keluarga yang sedang menjalani perawatan. “Kami merasa senang karena ada yang menyapa dan memberikan motivasi. Nasihat tentang kesabaran dan doa mengingatkan kami untuk tetap kuat serta terus berharap agar keluarga yang sedang dirawat segera diberikan kesembuhan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon berharap hubungan dengan masyarakat semakin erat dan manfaat penyuluhan keagamaan dapat dirasakan dalam berbagai situasi kehidupan. Ramah tamah di Puskesmas Wangon I menjadi wujud dakwah yang mengedepankan kepedulian, empati, dan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan kehadiran penyuluh di tengah masyarakat, diharapkan tumbuh semangat kebersamaan, kesabaran, dan keteguhan hati dalam menghadapi ujian, seraya tetap berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT. (Srf)
