Penyuluh KUA Tanamkan 5 Pilar Perkawinan Sehat untuk Wujudkan Keluarga Sakinah

Oleh KUA SUMPIUH
SHARE

Sumpiuh – Kantor Urusan Agama (KUA) Sumpiuh terus berkomitmen dalam memberikan pembekalan terbaik bagi para calon pengantin (catin) sebelum mengarungi bahtera rumah tangga. Hal ini terwujud dalam pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Binwin) Mandiri yang digelar di Balai KUA Sumpiuh. Selasa (04/08)

Bimbingan kali ini diikuti oleh pasangan calon pengantin asal Sumpiuh, yaitu Bastiyar Syaeful Anwar dan Tri Setyowati. Kegiatan difasilitasi langsung oleh Penyuluh Agama Islam, Siti Nurkharisah Candrawati, yang memberikan pemaparan materi mendalam mengenai kesiapan mengarungi kehidupan berumah tangga.

Dengan mengangkat tema "5 Pilar Pondasi Perkawinan yang Sehat Wujudkan Keluarga yang Sakinah Mawaddah Warohmah", Siti Nurkharisah menekankan pentingnya memahami serta mengamalkan prinsip-prinsip dasar perkawinan sejak awal pernikahan.

Adapun lima pilar utama yang menjadi pondasi kokoh dalam berumah tangga meliputi:

  1. Berpasangan (Zawaj): Memahami bahwa suami dan istri adalah mitra sejajar yang saling melengkapi dan mendukung satu sama lain.

  2. Janji Kokoh (Mitsaqan Ghalizhan): Mengingat bahwa ikatan pernikahan adalah janji suci di hadapan Allah SWT yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

  3. Saling Perlakuan Baik (Mu’asyarah bil Ma’ruf): Menerapkan tutur kata, sikap, dan tindakan yang santun serta menyenangkan dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Musyawarah: Membiasakan komunikasi yang terbuka serta menyelesaikan setiap persoalan rumah tangga melalui jalan musyawarah bersama.

  5. Rela dan Ridha (Taradhin): Mengedepankan kerelaan, pemahaman, dan saling menerima kelebihan maupun kekurangan pasangan.

Melalui bimbingan interaktif ini, calon pengantin tidak hanya diberikan teori, tetapi juga diajak berdiskusi mengenai tantangan serta solusi dalam dinamika kehidupan berumah tangga kelak.

Di akhir sesi, Siti Nurkharisah mendoakan agar pasangan Bastiyar Syaeful Anwar dan Tri Setyowati diberikan kelancaran hingga hari pernikahan, serta kelak mampu membangun keluarga yang senantiasa dilimpahi ketenangan (sakinah), rasa cinta (mawaddah), dan kasih sayang (warohmah).