Penyuluh KUA Wangon Bimluh di TPQ Kemala Bhayangkari 13, Ajarkan Iqro dan Hafalan Suratan Pendek
Banyumas — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon melaksanakan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di TPQ Kemala Bhayangkari 13 Wangon dengan materi pembelajaran Iqro dan hafalan suratan pendek. Kegiatan ini bertujuan membantu anak-anak mengenal huruf hijaiyah, meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, serta menanamkan kecintaan terhadap kitab suci sejak usia dini. Rabu (14/10)
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak dibimbing untuk membaca Iqro secara bertahap sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing. Penyuluh memberikan contoh pelafalan huruf hijaiyah yang benar, kemudian mengajak para santri untuk mengikuti bacaan dengan penuh perhatian. Suasana pembelajaran berlangsung dengan pendekatan yang ramah dan menyenangkan agar anak-anak lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Selain belajar membaca Iqro, para santri juga diajak menghafalkan suratan pendek yang biasa dibaca dalam salat sehari-hari. Ni’mah, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menyampaikan bahwa pembelajaran Al-Qur’an sejak dini sangat penting sebagai fondasi pembentukan karakter dan pengamalan agama anak. “Kami berharap anak-anak tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga terbiasa menghafalkan suratan pendek dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran harus dilakukan dengan sabar, telaten, dan penuh kasih sayang,” ungkap Ni’mah.
Menurut Ni’mah, kegiatan Bimluh di lingkungan TPQ juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat belajar agama serta membiasakan anak-anak berperilaku baik sejak kecil. Melalui bimbingan yang berkelanjutan, para santri diharapkan semakin lancar membaca Iqro, bertambah hafalannya, dan memiliki akhlak mulia dalam pergaulan di rumah maupun di lingkungan masyarakat.
Kegiatan Bimluh di TPQ Kemala Bhayangkari 13 Wangon ini menjadi bagian dari komitmen Penyuluh Agama Islam KUA Wangon dalam mendukung pendidikan keagamaan masyarakat. Sinergi antara penyuluh dan lembaga pendidikan Al-Qur’an diharapkan mampu mencetak generasi yang cinta Al-Qur’an, berakhlakul karimah, serta memiliki bekal keagamaan yang kuat untuk masa depan.(srf)
