Penyuluh KUA Wangon Motivasi Jamaah MT Nurus Saadah, Tetap Semangat Bermajelis Taklim di Usia Senja
Wangon – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon terus memberikan motivasi dan pendampingan kepada masyarakat melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim (MT) Nurus Sa’adah Wangon. Kegiatan ini berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan, dengan diikuti jamaah yang tetap antusias mengikuti pengajian meskipun sebagian telah memasuki usia lanjut. Jumat (30/10)
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam, Sarifudin, memberikan motivasi kepada seluruh jamaah agar senantiasa memiliki semangat muda dalam menuntut ilmu agama. Menurutnya, usia bukanlah penghalang untuk terus belajar, memperdalam ilmu agama, memperbanyak ibadah, dan menjalin silaturahmi. Justru semakin bertambah usia, hendaknya semakin kuat pula semangat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sarifudin menyampaikan bahwa majelis taklim merupakan tempat yang sangat baik untuk menjaga kesehatan rohani, memperluas persaudaraan, serta menambah bekal ilmu untuk kehidupan dunia dan akhirat. Semangat bermajelis taklim harus terus dipelihara, karena mencari ilmu tidak mengenal batas usia. Jamaah diharapkan tetap ceria, aktif, dan memiliki jiwa muda dalam mengikuti setiap kegiatan keagamaan.
“Jangan pernah merasa terlalu tua untuk belajar agama. Walaupun usia sudah lanjut, semangat harus tetap muda. Selama Allah masih memberikan kesehatan dan kesempatan, mari kita manfaatkan untuk hadir di majelis taklim, mengaji, berzikir, dan memperbaiki kualitas ibadah. Sebab sebaik-baik bekal di usia senja adalah iman, ilmu, dan amal saleh,” tutur Sarifudin.
Salah seorang jamaah MT Nurus Sa’adah mengungkapkan rasa senang dan bersyukur atas motivasi yang diberikan penyuluh. Menurutnya, kegiatan pengajian bukan hanya menambah pengetahuan agama, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan memberikan kebahagiaan tersendiri bagi jamaah. Melalui kegiatan ini, KUA Wangon berharap MT Nurus Sa’adah terus menjadi wadah pembinaan umat yang aktif, istiqamah, dan penuh semangat dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius serta berakhlakul karimah. (srf)
