HUT RI #81

Penyuluh KUA Wangon Siap Isi BRUS di SMPN 1 Wangon

K
KUA Wangon
14 Okt 2026
8x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 14-10-2026 15:30
SHARE

Banyumas — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon menyatakan kesiapan untuk mengisi kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMP Negeri 1 Wangon. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen KUA Wangon dalam memberikan pembinaan kepada generasi muda agar memiliki karakter yang baik, memahami nilai-nilai agama, serta mampu mempersiapkan masa depan dengan penuh tanggung jawab. Rabu (14/10)

Program BRUS bertujuan memberikan pendampingan kepada para pelajar dalam menghadapi berbagai tantangan pada masa remaja. Materi pembinaan dapat mencakup pengenalan jati diri, penguatan akhlak, pergaulan sehat, kesehatan reproduksi dari perspektif yang sesuai, serta pencegahan pernikahan usia dini. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu mengambil keputusan yang bijak dan mengembangkan potensi diri secara positif.

Murti, pegawai KUA Wangon, menyampaikan bahwa koordinasi dan kesiapan administrasi menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan BRUS. “Kami mendukung kegiatan pembinaan remaja di sekolah karena generasi muda membutuhkan pendampingan yang tepat. Dengan persiapan yang baik, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa,” ungkapnya.

Sarif, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menegaskan bahwa pembinaan remaja merupakan langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini. “Melalui BRUS, kami ingin mengajak para pelajar mengenali potensi diri, menjaga pergaulan, memperkuat akhlak, dan merencanakan masa depan dengan baik. Remaja perlu dibekali pemahaman agama agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan arah,” jelasnya. Senada dengan itu, Joharulloh menyampaikan kesiapan untuk berkolaborasi dalam menyampaikan materi yang edukatif, komunikatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Kesiapan Penyuluh Agama Islam KUA Wangon dalam mengisi BRUS di SMP Negeri 1 Wangon diharapkan dapat memperkuat sinergi antara KUA dan lembaga pendidikan dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki wawasan yang baik tentang kehidupan berkeluarga. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, para pelajar diharapkan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, bertanggung jawab, dan siap meraih masa depan yang lebih baik.(srf)