HUT RI #81

Penyuluh Lintas Agama Bersatu Rawat Klenteng Bersejarah

HUMAS
HUMAS
12 Feb 2026
47x dibaca
SHARE

Purwokerto – Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat bersama penyuluh lintas agama se-Kabupaten Banyumas mengikuti kegiatan RATU BERIMAN (Rawat Rumah Tuhan, Beribadah Menjadi Nyaman) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah IPARI Kabupaten Banyumas, di Klenteng Hok Tik Bio Purwokerto. Rabu (11/02/26),

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk bakti sosial sebagai bagian dari rangkaian menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzi Li. RATU BERIMAN menjadi wujud nyata kebersamaan dan solidaritas antarumat beragama di Kabupaten Banyumas dalam merawat tempat ibadah sebagai simbol keharmonisan dan toleransi.

Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat diwakili oleh Khanifudin bersama dua penyuluh lainnya, yakni Atik Rochmaniyati dan Zumrotus Sa’adah. Turut hadir pula para penyuluh agama dari berbagai unsur, meliputi Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Seluruh peserta secara gotong royong melakukan kegiatan bersih-bersih di area Klenteng Hok Tik Bio Purwokerto, mencakup halaman, ruang ibadah, serta lingkungan sekitar klenteng. Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan sejak pagi hari.

Klenteng Hok Tik Bio Purwokerto, yang dikenal sebagai Klenteng Dewa Bumi, merupakan salah satu tempat ibadah Tri Dharma tertua di pusat Kota Purwokerto. Berdiri sejak abad ke-19 dan diperkirakan berkaitan erat dengan tahun 1831, klenteng ini menjadi saksi sejarah perkembangan komunitas Tionghoa di Banyumas sekaligus simbol toleransi antarumat beragama.Nama Hok Tik Bio atau Hok Tek Tjeng Sin sendiri bermakna “Tempat Ibadah Dewa Bumi”, yang melambangkan penghormatan kepada Dewa Bumi sebagai sumber keberkahan dan rezeki.

Kegiatan RATU BERIMAN ini juga dihadiri oleh Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus Parningotan Silalahi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan kesiapan aparat keamanan dalam mendukung kelancaran perayaan Tahun Baru Imlek di Kabupaten Banyumas, khususnya di lingkungan Klenteng Hok Tik Bio Purwokerto.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta menikmati santap siang bersama sebagai simbol kebersamaan lintas iman yang harmonis.

Melalui kegiatan RATU BERIMAN ini, diharapkan semangat persaudaraan dan toleransi antarumat beragama di Banyumas semakin kuat, sekaligus menjadi contoh nyata kolaborasi dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di tengah masyarakat. (khn)