Penyuluh Sosialisasikan Bahaya TBC di Kelurahan Berkoh
Purwokerto – Upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) terus digencarkan melalui kolaborasi lintas sektoral di wilayah Kecamatan Purwokerto Selatan. Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Selatan, Nasicha, hadir sebagai narasumber dalam rapat koordinasi Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) program Bangga Kencana yang berlangsung di Kelurahan Berkoh. Kamis (12/02)
Dalam pertemuan lintas sektoral tersebut, Nasicha menekankan pentingnya peran tokoh agama dan penggerak masyarakat dalam mendeteksi serta memutus rantai penularan TBC. Sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama melalui Penyuluh Agama Islam untuk mengawal pengentasan TBC di tingkat akar rumput.
"TBC bukan hanya masalah medis, tapi juga masalah sosial yang memerlukan edukasi berkelanjutan. Melalui forum Bangga Kencana ini, kami berharap para kader institusi masyarakat pedesaan (IMP) dan PLKB dapat menyisipkan pesan pencegahan TBC saat melakukan pendampingan keluarga," ujar Nasicha di hadapan para peserta rapat.
Kegiatan ini sejalan dengan program strategis Kabupaten Banyumas dalam mengejar target Banyumas Zero TBC (Mas Robi Gemar Bertasbih). Beberapa poin utama yang disampaikan dalam penyuluhan tersebut meliputi:
Dalam sosialisasi kesehatan yang dilakukan, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap gejala TBC yang meliputi batuk berdahak terus-menerus, sesak napas, hingga penurunan berat badan secara signifikan. Sebagai langkah pencegahan, para ahli menekankan pentingnya penerapan etika batuk yang benar, perbaikan sanitasi lingkungan rumah agar sirkulasi udara tetap sehat, serta pemenuhan imunisasi BCG bagi bayi untuk membangun kekebalan sejak dini.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak ragu memeriksakan diri karena pengobatan TBC telah dijamin sepenuhnya oleh pemerintah melalui program pengobatan gratis yang tersedia di Puskesmas. Keberhasilan penanggulangan TBC di wilayah Kelurahan Berkoh ini pun terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor, di mana petugas PLKB dan Penyuluh Agama berperan aktif melakukan skrining langsung ke lapangan guna memastikan deteksi dini berjalan maksimal bagi warga yang membutuhkan.
Rapat koordinasi lintas sektoral ini diharapkan dapat memperkuat jejaring di lapangan, mengingat PLKB merupakan ujung tombak pembangunan keluarga berkualitas yang memiliki akses langsung ke rumah tangga warga. Dengan keterlibatan penyuluh agama, pesan kesehatan dapat disampaikan melalui pendekatan bahasa agama yang lebih mudah diterima oleh masyarakat luas.
Satu langkah kecil hari ini: Segera laporkan ke Puskesmas Purwokerto Selatan jika menemu kan warga di lingkungan Kelurahan Berkoh yang memiliki gejala batuk lebih dari dua minggu untuk mendapatkan skrining gratis.
