HUT RI #81

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Jamaah TPQ dan Madin Al-Irsyad Antusias Ikuti Penyuluhan Agama

K
KUA Wangon
23 Okt 2026
6x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 24-10-2026 21:22
SHARE

 

Wangon – Suasana ceria dan penuh semangat terlihat dari jamaah TPQ dan Madin Al-Irsyad saat mengikuti kegiatan penyuluhan agama Islam dalam rangka mengenang Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Para jamaah tampak antusias dan riang gembira menyimak materi yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wangon. Kegiatan ini menjadi sarana menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus mengenalkan makna perjuangan santri dalam menjaga agama, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jumat (23/10)

Dalam penyampaian materi, jamaah diajak memahami bahwa Hari Santri bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi juga momentum untuk meneladani semangat para santri dan ulama dalam menuntut ilmu, menjaga akhlak, serta mengamalkan ajaran Islam. Melalui bahasa yang sederhana dan pendekatan yang menyenangkan, materi disampaikan agar mudah dipahami oleh anak-anak dan para santri. Antusiasme jamaah menjadi gambaran bahwa pembelajaran agama dapat berlangsung dengan suasana yang hangat, interaktif, dan menggembirakan.

Zain, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri perlu dimanfaatkan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap ilmu agama dan perjuangan para ulama. “Kami berharap anak-anak TPQ dan Madin tidak hanya mengenal Hari Santri sebagai sebuah peringatan, tetapi juga mampu meneladani semangat santri dalam belajar, beribadah, menghormati guru, dan berakhlak mulia. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang cinta Al-Qur’an, berilmu, serta bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Zain.

Kegembiraan juga dirasakan oleh para jamaah TPQ dan Madin Al-Irsyad yang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merasa senang karena dapat belajar agama sekaligus mengenal lebih dekat makna Hari Santri Nasional. Salah seorang jamaah mengungkapkan, “Kami senang mengikuti penyuluhan ini karena materinya menarik dan mudah dipahami. Kami ingin rajin mengaji, menghormati guru dan orang tua, serta menjadi santri yang baik.” Semangat para jamaah diharapkan terus tumbuh melalui kegiatan pembelajaran dan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan penyuluhan dalam rangka HSN 2026 ini, KUA Wangon terus memperkuat peran penyuluh dalam membina generasi muda melalui pendidikan agama sejak dini. TPQ dan Madin menjadi lingkungan penting untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, membentuk karakter, serta menumbuhkan sikap disiplin dan toleransi. Dengan semangat Hari Santri, diharapkan para santri semakin giat menuntut ilmu, menjaga akhlak, dan melanjutkan perjuangan para ulama dalam membangun masyarakat yang religius, berkarakter, dan cinta Tanah Air. (Srf)