Perkuat Tata Kelola Keuangan, Kemenag Banyumas Hadiri Konsinyering Anggaran Kanwil Jawa Tengah

Oleh HUMAS
SHARE

Semarang – Dalam rangka memperkuat tata kelola keuangan dan mengoptimalkan penyerapan anggaran tahun 2026, perwakilan dari Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Banyumas menghadiri kegiatan Konsinyering Perencanaan dan Pelaksanaan Anggaran yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Selasa (04/08)

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu (4–5/8/2026), di The Wujil Resort & Conventions Semarang ini diikuti oleh Perencana dan Pranata Keuangan Kankemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Dari Kankemenag Kabupaten Banyumas, hadir secara langsung Bendahara, Ari Setyawan, serta Perencana, Fathatul Mardiyah.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Maskur. Dalam arahannya, Kabag TU mengapresiasi capaian kinerja anggaran pada tahun-tahun sebelumnya yang telah mencatatkan target serapan sangat baik hingga 98%.

Namun, untuk tahun anggaran 2026, pihak Kanwil mendorong seluruh jajaran di kabupaten/kota untuk berkomitmen penuh mencapai target serapan 100%.

“Sisa anggaran yang tidak terserap berisiko memicu evaluasi dari DPR RI dan berpotensi berdampak pada pemotongan pagu anggaran pada tahun berikutnya," tegas Hidayat Maskur dalam pengarahannya.

Untuk mencapai target maksimal tersebut, konsinyering ini menekankan tiga fokus utama perbaikan dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran yang wajib ditindaklanjuti oleh seluruh satuan kerja (satker), termasuk Kemenag Banyumas:

* Penyempurnaan Belanja Pegawai: Melakukan perhitungan detail terhadap kekurangan belanja pegawai serta pendataan yang presisi terkait pegawai yang akan memasuki purnatugas (pensiun) beserta waktu tepatnya.
* Optimalisasi Anggaran Anggaran Belanja Tambahan (ABT): Memastikan target sisa anggaran ABT adalah nol (habis total) tanpa adanya pengembalian dana yang telah didistribusikan.
* Efisiensi dan Pengalihan Sisa Belanja: Mengoptimalkan sisa anggaran bernominal kecil yang jika dikumpulkan secara nasional nilainya sangat signifikan. Sisa anggaran ini diarahkan untuk dialihkan ke pos belanja yang mendesak, seperti pemasangan meteran listrik token bagi madrasah yang belum memilikinya.

Kehadiran perwakilan Kankemenag Kabupaten Banyumas dalam forum strategis ini menjadi wujud komitmen untuk menyelaraskan langkah, meningkatkan akuntabilitas, serta memastikan setiap rupiah anggaran negara terencana dan terrealisasikan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.