HUT RI #81

Perkuat Tertib Aset Negara, MTs Negeri 3 Banyumas Ikuti Pendampingan Sensus BMN 2026

M
MTSN3 Banyumas
14 Okt 2026
12x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 14-10-2026 17:32
SHARE

Salatiga — Komitmen menjaga amanah dan memperkuat tata kelola aset negara terus diwujudkan oleh MTs Negeri 3 Banyumas melalui partisipasi dalam kegiatan Pendampingan Sensus Barang Milik Negara (BMN) Tahun 2026 bagi satuan kerja madrasah di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Gosyen Azana Salatiga ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap aset negara tercatat secara tertib, terdata secara akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku. MTs Negeri 3 Banyumas hadir melalui Kepala Madrasah, H. Sudir, bersama staf tata usaha, Akhmad Fauzi, sebagai bentuk keseriusan madrasah dalam mendukung pengelolaan Barang Milik Negara yang profesional, transparan, dan akuntabel. Rabu (14/10)

Sensus BMN bukan sekadar kegiatan mencocokkan data inventaris dengan keberadaan barang secara fisik. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya menjaga amanah negara melalui pendataan aset yang menyeluruh, akurat, mutakhir, dan sesuai kondisi riil di lapangan. Setiap aset yang dimiliki dan digunakan satuan kerja pemerintah memiliki nilai tanggung jawab yang harus dijaga, baik dari aspek administrasi, pemanfaatan, pemeliharaan, maupun pelaporannya. Karena itu, ketelitian dalam mengidentifikasi barang, memeriksa kelengkapan dokumen, serta memastikan kesesuaian data menjadi unsur penting dalam menyukseskan pelaksanaan sensus BMN.

Pelaksanaan Sensus BMN 2026 berpedoman pada Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 274 Tahun 2026 dan Keputusan Menteri Agama Nomor 765 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Sensus BMN Kementerian Agama. Program yang telah dimulai secara nasional melalui kick-off pada 15 September 2026 ini menargetkan penyelesaian pendataan di wilayah Jawa Tengah pada Desember 2026. Dalam arahannya, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, menekankan pentingnya tanggung jawab penuh para Kuasa Pengguna Barang dan operator BMN agar seluruh aset dapat terdata secara menyeluruh, akurat, dan up to date. Arahan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan sensus tidak hanya bergantung pada sistem pendataan, tetapi juga pada integritas, kedisiplinan, dan kesungguhan setiap petugas yang terlibat.

Pendampingan ini juga menjadi ruang penguatan pemahaman teknis bagi kepala madrasah dan operator BMN dalam melaksanakan tahapan sensus sesuai pedoman yang telah ditetapkan. Berdasarkan cakupan program nasional, periode pertama tahun 2026–2027 difokuskan pada BMN yang memiliki Kartu Identitas Barang (KIB), sedangkan periode kedua tahun 2027–2028 akan menyasar BMN non-KIB. Pembagian periode tersebut menuntut kesiapan satuan kerja untuk menata dokumen, memverifikasi informasi aset, serta membangun koordinasi yang baik antara pimpinan dan petugas pengelola BMN. Dengan persiapan yang cermat, proses pendataan diharapkan berjalan lebih efektif sekaligus meminimalkan ketidaksesuaian antara catatan administrasi dan kondisi barang yang sebenarnya.

Bagi MTs Negeri 3 Banyumas, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan budaya kerja yang berintegritas dan bertanggung jawab. Kepala Madrasah, H. Sudir, bersama staf tata usaha Akhmad Fauzi, diharapkan dapat mengoptimalkan hasil pendampingan untuk mendukung pelaksanaan sensus di lingkungan madrasah. Pengelolaan BMN yang tertib bukan hanya urusan administrasi, melainkan fondasi penting dalam mendukung kelancaran layanan pendidikan. Aset yang tercatat dengan baik akan memudahkan proses pengawasan, perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana, serta pengambilan keputusan yang lebih tepat demi menunjang kegiatan pembelajaran dan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui partisipasi ini, MTs Negeri 3 Banyumas terus memperkuat langkah menuju tata kelola madrasah yang profesional, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan semangat Madrasah KEREN NG’TREN dan BERKAH LINGKUNGAN. Amanah terhadap aset negara merupakan bagian dari tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar kelengkapan dokumen. Dengan semangat integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan, keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas berkomitmen mendukung tertib administrasi dan pengelolaan aset negara yang semakin baik, demi terwujudnya layanan pendidikan madrasah yang berkualitas dan berkelanjutan.

HumasMTsN3