PFK KBIH Banyumas Berkunjung Ke Kemenag

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto : “ Maksud kedatangan kami kesini bersama dengan pengurus lainnya adalah untuk bersilaturahim,  berharap terbangunnya komunikasi dan hubungan yang baik antara kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas dengan KBIH yang ada di Banyumas .”  Hal  tersebut  disampaikan oleh Amirudin selaku  ketua Perkumpulan Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Hadi dan Umroh (PFK KBIHU) Kabupaten Banyumas di ruang kerja Kakan Kemenag Banyumas disaat melakukan kunjungan silaturahmi, Senin (11/04)

Kedatang pengurus PFK KBIHU Kabupaten Banyumas yang dipimpin Amirudin disambut oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas Aziz Muslim didampingi Plt. Kasubag TU Hendro Puspito . Dimana tujuan  kedatangan pengurus dari KBIHU Al Wardah, KBIHU Al Arofat,  KBIHU Muhammadiyah dan KBIHU  Ar Raudhah  sebagai perkenalan dan silaturahmi dengan Kakan kemenag Kabupaten Banyumas yang baru.

“ Kami datang kesini bersama dengan pengurus lainnya untuk bersilaturahim,  berharap terbangunnya komunikasi dan hubungan yang baik antara kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas dengan KBIH yang ada di Banyumas .” tuturnya .

“ Forum Komunikasi KBIHU Banyumas ini punya MOU  sertifikasi dengan UIN Saizu Purwokerto , jadi semua pembimbing – pembimbing ibadah haji yang ada di Banyumas yang berjumlah sekitar 90 orang ini  profesional dan  bersertifikat  semua.”  Tuturnya Lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut Aziz mengucapkan terimakasih kepada jajaran pengurus KBIHU di Banyumas yang telah hadir dalam rangka perkenalan serta bersilaturahmi.

“ KBIHU itu sebagai corong Kementerian Agama RI , apalagi nanti kita akan menghadapiu pembatasan – pembatasan , baik pembatasan jumlah ataupun pembatasan usia , nanti masyarakat akan komplain . Kalau yang menyampaikan dari para sesepuh, para kyai insya allah masyarakat adem dan bisa menerima. Karena saat ini memang pemerintah sedang menghadapi pembatasan – pembatasan dari kebijakan pemerintah Saudi Arabia terkait ibadah haji. “ terang Aziz.

“ Kehadiran KBIHU mempunyai peran yang sangat strategis dalam memberikan informasi langsung terhadap masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji  terkait dengan kebijakan – kebijakan . Kita bersyukur tahun ini ada kebijakan dari pemerintah Arab dengan sejuta kuota , akan tetapi belum dibagi . Untuk Indonesia sendiri belum tahu akan mendapatkan berapa jumlah  kuotanya  dan itu nantinya akan dibagi ke propinsi – propinsi.”

“ Tapi kita harus syukuri bahwa ini menjadi titik awal dari prosesi ibadah haji , diawali dengan umroh yang sudah mulai diadakan. Kami mohon doa restu mudah – mudahan kami bisa melanjutkan legacy - legacy yang sudah terbangun selama ini . Terutama legacy kerjasama yang harmonis antara KBIHU bagaimana kita memberikan pelayanan yang lebih baik  terhadap jamaah atapun dalam kegiatan – kegiatan lainnya.” Pungkasnya. (yud)