PJJ BDK Semarang Mewarnai Suasana Kantor TU MIN 1 Banyumas
Oleh MIN1 Banyumas
MIN1BANYUMAS – Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan (BDK) Semarang menjalankan fungsi untuk menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan tenaga teknis pendidikan dan keagamaan, melaksanakan koordinasi dan pengembangan kemitraan dengan satuan organisasi kerja di lingkungan Kementerian Agama dan pemerintah daerah serta lembaga diklat lainnya.
Selama pandemi ini tidak menjadi kendala bagi Balai Diklat Keagamaan Semarang untuk terus menjalankan tugas dan fungsinya. Pelatihan jarak jauh menjadi solusi yang tepat agar terus bisa menyelenggarkan pendidikan dan pelatihan tenaga teknis pendidikan dan keagamaan.
Pelatihan jarak jauh (PJJ) merupakan pelatihan yang diberikan kepada peserta yang tidak berkumpul bersama di satu tempat secara rutin untuk menerima pelajaran secara langsung dari instruktur. Sejak pandemi berlangsung model pelatihan jarak jauh menjadi salah satu solusi dalam sebuah instansi untuk memberikan pelatihan maupun diklat yang tidak mungkin dilakukan secara offline.
Tujuan PJJ yang dilaksanakan oleh Balai Diklat Keagamaan Semarang yaitu terwujudnya pendidikan dan pelatihan yang handal dan profesional dalam mewujudkan sumber daya manusia Kementerian Agama yang berkualitas dan berakhlakul karimah.
Peserta PJJ BDK Semarang yang berasal dari MIN 1 Banyumas mewarnai suasana kantor Tata Usaha (TU) MIN 1 Banyumas. Pasalnya peserta PJJ BDK Semarang mengikuti diklat secara online di ruang TU MIN 1 Banyumas. Seluruh peserta yang lulus PJJ BDK Semarang tahun ini yakni tujuh orang dari MIN 1 Banyumas.. Peserta PJJ tersebut yaitu Mukimatussamali dan Triana Eli Susanti,S.E. adalah peserta PJJ bidang Pelayanan Publik; Dian Sa’bani, S.Kom.I. mengikuti PJJ bidang Metodologi Pembelajaran; Kuswanto, S.Pd.I. berpatisipasi dalam PJJ bidang Diklat Calon Kepala Sekolah; Fathimah Yuniarti, S.Pd.I. mengikuti Diklat Guru Kelas; Toni Agung Prasetio, S.Pd.I. merupakan peserta diklat Penelitian Tindakan Kelas, dan Sholihah mengikuti PJJ bidang Teknis Analisis Beban Kerja.
“Banyak hal baru dalam PJJ Teknis Analisis Beban Kerja tahun ini, meskipun banyak tugas yang harus dikumpulkan, tapi saya senang karena dengan tugas-tugas ini justru membuat saya lebih bisa menguasai materi yang diberikan karena bisa langsung dipraktikkan. Hal ini juga sejalan dengan tugas pekerjaan saya sehari-hari sebagai Bendahara BOS” jelas Sholihah.
Dengan banyaknya guru dan karyawan MIN 1 Banyumas yang berhasil lulus seleksi dan mengikuti PJJ yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Semarang, diharapkan MIN 1 Banyumas memiliki SDM yang semakin berkualitas dalam memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik.td.
