Pramuka MAN 3 Banyumas Menjadi Narasumber Acara di Pro 2 RRI Purwokerto
Oleh MAN 3 Banyumas
Banyumas—Pramuka MAN 3 Banyumas mendapatkan kesempatan untuk menjadi narasumber acara Numpang Nampang Pramuka di Pro 2 RRI Purwokerto pada Senin (20/6) pukul 16.00—17.00 WIB. Hal tersebut bermula dari aktivitas Pramuka MAN 3 Banyumas di Instagram @man3banyumas @pasawa_desaka, yang salah satunya unggahan berupa ucapan Selamat Hari Laut Sedunia 8 Juni 2022. Unggahan tersebut menarik perhatian Kak Parsito, Sekretaris Bidang Humas Kwarcab Banyumas. Parsito selanjutnya mengirimkan DM pada IG Pramuka Mantibas yang menilai bahwa Pramuka Mantibas aktif. Selanjutnya dia memohon kesediaan Pramuka Mantibas menjadi narasumber acara Numpang Nampang Pramuka di Pro 2 RRI Purwokerto. Pengurus Dewan Ambalan kemudian berkonsultasi dengan Pembina Pramuka dan Pembina mengizinkannya.
Ka. Mabigus Gerakan Pramuka MAN 3 Banyumas, Kak Suratno, menerima surat dari Kwarcab Banyumas Nomor 324/1102-D tertanggal 10 Juni 2022 tentang Permohonan Narasumber Numpang Nampang Pramuka. Berdasarkan surat itu, Dewan Ambalan Pangeran Sambernyawa—Dewi Sartika pun segera mempersiapkan tiga personel sesuai dengan permohonan Kwarcab Banyumas. Personel yang dipersiapkan untuk menjadi narasumber adalah Dui Saputra (Pradana Putra), Sa’adah Kurniati (Pradana Putri), dan Nafisatun Niswah (Sekbid Kajpram).
Tim narasumber berangkat dari Mantibas sekitar pukul 14.30 karena sesuai dengan ketentuan, narasumber harus sudah hadir di RRI Purwokerto 15 menit sebelum on air. Acara Numpang Nampang Pramuka (NNP)merupakan acara bincang-bincang santai tentang kepramukaan dengan narasumber yang dipilih oleh Kwarcab Banyumas berdasarkan aktivitas kegiatan kepramukaan di ambalam narasumber. Tema bincang-bincang NNP yang diusung narasumber adalah “Peran Media Sosial dalam Pembangunan Public Relation”.
Acara tersebut diawali dengan perkenalan, dilanjutkan bincang-bincang seputar Ambalan Pangeran Sambernyawa—Dewi Sartika. Perbincangan tersebut antara lain tentang Bidang-bidang yang ada di Dewan Ambalan, asal-usul nama ambalan, kegiatan yang sudah dilaksanakan dan yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan. “Kegiatan yang sudah dilaksanakan antara lain rapat-rapat, latihan rutin, P3B. Kami juga mengikuti mengikuti Raimuna dan Perkemahan Wirakarya yang dilaksanakan Kwarran Sumpiuh,” terang Sa’adah. Dui menambahkan, “Kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat adalah Pelatihan dan Pelantikan Calon Dewan Ambalan yang akan dilaksanakan pada 26 Juni.” Nafis menambahkan pula, “Kegiatan lain yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat adalah Penerimaan Tamu Ambalan (PTM) yang diikuti para siswa baru.” Kemudian Dui menimpali, “Kegiatan Pramuka juga bekerja sama dengan organisasi lain, terutama OSIM dan PMR.”
Dalam perbincangan terkait tema, Dui Saputra menyampaikan, “Media sosial sangat berperan dalam pembangunan public relation, termasuk dalam mengelola kegiatan kepramukaan. Hal itu karena pada masa pandemi kemarin kegiatan kepramukaan dilaksanakan secara online. Misalnya untuk rapat-rapat dan kajian kepramukaan, peran media sosial sangat besar. Kegiatan rapat dan kajian kepramukaan dilaksanakan melalui WhatsApp Group dan Zoom Meeting.” Sa’adah menambahkan, “Kegiatan kepramukaan secara online melalui media sosial merupakan pengalaman baru bagi kami. Kami jadi bisa menggunakan WAG untuk membahas materi kepramukaan, rapat-rapat, dan sebagainya. Kami juga jadi mengenal aplikasi Zoom Meeting yang dalam masa pandemi juga kami gunakan untuk berbagai kegiatan, terutama rapat-rapat.” Nafis pun mengiyakan pendapat Dui dan Sa’adah. Selanjutnya, Dui menyimpulkan, “Kita jadi bisa belajar cara menggunakan media sosial dengan baik dan benar sehingga bisa memanfaatkan media sosial untuk kegiatan positif, terutama dalam pembangunan public relation, khususnya dalam pengelolaan kegiatan kepramukaan di Mantibas.”
“Dukanya adalah saat sinyalnya buruk, maka pertemuan atau rapat online menjadi terkendala,” ungkap Dui dan Nafis saling melengkapi. “Pertama melaksanakan kegiatan kepramukaan secara online sangat bersemangat karena kegiatan yang hampir setahun tidak boleh dilaksanakan akhirnya bisa dilaksanakan,” ungkap Dui.
Nafis mengemukakan tentang pelaksanaan kegiatan Pramuka, “Kegiatan Pramuka dilaksanakan setelah kegiatan pembelajaran. Pada masa Pandemi, kegiatan pembelajaran hanya sampai pukul 12.00. Sedangkan kegiatan Pramuka dilaksanakan setelah Dzuhur. Jadi, pelaksanaan kegiatan Pramuka sama sekali tidak mengganggu kegiatan pembelajaran,” ungkapnya. Dui menambahkan, “Kita memang memilih waktu kegiatan Pramuka yang tidak mengganggu kegiatan pembelajaran. Pramuka ini kan organisasi di dalam sekolah, bukan sekolah di dalam organisasi,” tukasnya. “Sekolah tetap nomor satu,” tambah Sa’adah dengan mantap. Bincang-bincang diakhiri dengan kirim-kirim salam. Sa’adah mengirimkan salam untuk Dewan Ambalan yang sedang mendengarkan acara tersebut. Nafis menyampaikan salam untuk calon Dewan Ambalan, “Kalian siap untuk dilantik, ya!” tambahnya. Sedangkan Dui menyampaikan salam kepada semua pendengar.
(Tim Media MAN 3 Banyumas)
