Sapa Ramadan di Gumelar: Perkuat Tauhid Lewat Kitab Nurud Dholam
Oleh HUMAS
Banyumas – Suasana khidmat menyelimuti Majelis Taklim Miftahul Huda, Gumelar, saat puluhan ibu-ibu Muslimat PAC Gumelar berkumpul dalam agenda Safari Ramadhan. Acara ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan menjadi ajang penguatan fondasi iman melalui bedah kitab klasik yang dipandu langsung oleh Penyuluh Agama KUA Gumelar. Selasa (03/03)
?Hadir dalam kegiatan tersebut dua sosok penyuluh andalan KUA Gumelar, Bahrul Hayat, dan Warto Amirudin. Kehadiran mereka disambut hangat oleh para jamaah yang antusias menimba ilmu di bulan suci.
?Puncak acara diisi dengan pemaparan materi ilmu tauhid oleh Bahrul Hayat. Beliau membedah kitab fenomenal karya Syekh Nawawi al-Bantani, yakni Nurud Dholam (Cahaya dalam Kegelapan). ?Dalam penyampaiannya, Bahrul Hayat menekankan bahwa memahami tauhid adalah kunci utama agar ibadah di bulan Ramadhan tidak sekadar menjadi rutinitas fisik, melainkan transformasi batin.
?"Tauhid adalah akar. Jika akarnya kuat, maka pohon keimanan kita akan berbuah akhlak yang mulia, terutama dalam menjaga kerukunan dan kesucian hati di bulan yang penuh berkah ini," ujar Bahrul Hayat di hadapan para jamaah.
?Tak hanya soal materi, kehadiran Warto Amirudin. juga memperkuat sinergi antara KUA Gumelar dengan badan otonom keagamaan seperti Muslimat NU. Safari Ramadhan ini diharapkan menjadi sarana "jemput bola" dalam memberikan edukasi keagamaan yang moderat dan mendalam hingga ke tingkat desa.
?Para peserta tampak antusias menyimak penjelasan demi penjelasan, sesekali diselingi dengan tanya jawab interaktif mengenai penerapan sifat-sifat wajib bagi Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keberkahan bagi seluruh warga Gumelar. Melalui kegiatan ini, Majelis Taklim Miftahul Huda kembali membuktikan perannya sebagai oase ilmu bagi masyarakat di tengah hiruk-pikuk duniawi.
2.png)