HUT RI #81

Satu Hati Satu Aksi, PMR Madya MTs Negeri 3 Banyumas Racik Harmoni Kentongan dan Gitar Menuju Festival Jumbara

M
MTSN3 Banyumas
20 Okt 2026
50x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 04-11-2026 15:43
SHARE

Banyumas – Semangat kemanusiaan tak hanya tumbuh melalui aksi pertolongan dan kepedulian, tetapi juga dapat bergema lewat nada, irama, dan kebersamaan. Menjelang Festival Jumbara, PMR Madya MTs Negeri 3 Banyumas terus mematangkan persiapan, salah satunya melalui latihan pementasan ensambel musik yang melibatkan 20 peserta Jumbara. Dengan membawakan lagu “Satu Hati Satu Aksi”, para murid memadukan iringan musik kentongan dan gitar untuk menghadirkan penampilan yang khas, kreatif, serta sarat pesan persatuan. Latihan ini dibimbing oleh Ikhsan Setiawan, selaku pembina ekstrakurikuler seni musik, dengan pendampingan Atik Kurniati, pembina PMR. Perpaduan bunyi kentongan yang lekat dengan kearifan lokal dan petikan gitar yang harmonis menjadi warna tersendiri dalam penampilan yang tengah dipersiapkan tersebut. Selasa (20/10)

Bagi 20 peserta Jumbara, latihan ensambel bukan sekadar upaya menyelaraskan alat musik dan suara, melainkan juga proses belajar tentang disiplin, kekompakan, tanggung jawab, dan kepekaan terhadap sesama. Setiap peserta memiliki peran yang saling melengkapi; irama hanya akan terdengar indah ketika dimainkan dengan keselarasan, sebagaimana aksi kemanusiaan akan bermakna ketika dilakukan dengan satu tujuan. Melalui lagu “Satu Hati Satu Aksi”, semangat kepalangmerahan diterjemahkan dalam bahasa seni yang dekat dengan dunia murid. Bimbingan pembina seni musik dan pendampingan pembina PMR menjadi bagian penting dalam mengarahkan potensi, membangun kepercayaan diri, serta memastikan setiap peserta mampu berkontribusi dalam penampilan bersama.

Persiapan Festival Jumbara memang membutuhkan lebih dari sekadar latihan pementasan. Kesiapan peserta juga dibangun melalui penguatan keterampilan kepalangmerahan, kerja sama tim, kedisiplinan, kreativitas, dan kemampuan menampilkan identitas PMR secara positif. Setiap proses menjadi ruang pembelajaran yang berharga untuk membentuk relawan muda yang tangguh, peduli, dan siap mengabdi. PMR Madya MTs Negeri 3 Banyumas membuktikan bahwa semangat kemanusiaan dapat disampaikan melalui banyak cara, termasuk melalui harmoni kentongan dan gitar yang menyatukan langkah 20 peserta dalam satu irama. Sebab, ketika hati disatukan oleh kepedulian, aksi menjadi kekuatan; ketika perbedaan dirangkai dalam harmoni, kebersamaan menjelma inspirasi. Satu hati, satu aksi, bergerak bersama untuk kemanusiaan!

Humas MTs Negeri 3 Banyumas