HUT RI #81

Selapanan Malam Ahad Kliwon, Perkuat Silaturahmi dan Syiar Islam Antara Penyuluh Dan Warga

K
KUA Wangon
26 Okt 2026
7x dibaca
Diubah oleh yudi pada 26-10-2026 10:48
SHARE

 

Wangon – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Sarif, menghadiri kegiatan Selapanan Malam Ahad Kliwon yang diisi dengan Mujahadah Ratibul Haddad dan Pengajian Umum oleh KH Mubaidi Ahmad, Rais Syuriah NU Ranting Ranjingan. Kegiatan keagamaan ini menjadi sarana untuk memperkuat keimanan, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam. Kehadiran penyuluh agama juga merupakan bentuk partisipasi aktif dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Enin(26/10)

Rangkaian kegiatan diawali dengan mujahadah dan pembacaan Ratibul Haddad yang diikuti jamaah dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengajian umum yang memberikan kesempatan kepada jamaah untuk menambah wawasan keislaman dan mengambil hikmah dari nasihat yang disampaikan. Tradisi selapanan yang dilaksanakan secara rutin diharapkan mampu menjaga semangat kebersamaan sekaligus menjadi ruang pembinaan rohani bagi masyarakat.

Sarif menyampaikan bahwa menghadiri majelis zikir dan pengajian merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menambah bekal spiritual dalam menjalankan tugas sebagai penyuluh agama. “Kegiatan Selapanan Malam Ahad Kliwon ini menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak zikir, dan memperdalam ilmu agama. Semoga nilai-nilai yang diperoleh dari mujahadah dan pengajian dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Sarif.

Para Penyuluh Agama Islam KUA Wangon memandang kegiatan majelis taklim, mujahadah, dan pengajian umum sebagai bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis. Kehadiran penyuluh di tengah kegiatan keagamaan juga menjadi sarana menjalin komunikasi, memperkuat silaturahmi, serta mendorong masyarakat agar terus aktif mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan. Sinergi antara penyuluh, tokoh agama, dan organisasi keagamaan diharapkan dapat memperluas manfaat dakwah di lingkungan masyarakat.

Melalui keikutsertaan dalam Selapanan Malam Ahad Kliwon ini, KUA Wangon terus mendukung upaya penguatan kehidupan beragama melalui pendekatan yang dekat dengan masyarakat. Kegiatan Mujahadah Ratibul Haddad dan Pengajian Umum diharapkan tidak hanya menjadi tradisi rutin, tetapi juga mampu menumbuhkan ketenangan batin, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan pengamalan ajaran agama. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat diharapkan semakin kokoh dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kerukunan sosial. (Srf/tum)