HUT RI #81

Apel Pagi KUA Wangon, Teguh Tekankan Pelayanan Tamu dengan Senyum dan Ramah

K
KUA Wangon
26 Okt 2026
9x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 26-10-2026 12:45
SHARE

 

Wangon – Pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon melaksanakan apel pagi sebagai sarana memperkuat kedisiplinan, meningkatkan semangat kerja, serta meneguhkan komitmen memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Dalam apel tersebut, Teguh selaku pembina apel menyampaikan pentingnya menjaga sikap dan keramahan saat melayani setiap tamu yang datang ke KUA Wangon. Menurutnya, pelayanan yang baik tidak hanya berkaitan dengan kecepatan dan ketepatan administrasi, tetapi juga tercermin dari sikap petugas dalam menyambut masyarakat. Senin (26/10)

Dalam amanatnya, Teguh mengingatkan seluruh pegawai agar selalu memberikan senyum dan menunjukkan wajah ramah ketika melayani tamu. Ia menegaskan bahwa masyarakat yang datang ke KUA harus disambut dengan sikap sopan, santun, dan penuh perhatian. “Dalam melayani tamu harus dengan senyum. Jangan sampai cemberut dalam melayani tamu di KUA. Berikan kesan yang baik agar masyarakat merasa nyaman dan dihargai ketika mendapatkan pelayanan,” pesan Teguh.

Teguh menambahkan bahwa senyum merupakan bentuk keramahan sederhana yang dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan publik. Sikap ramah perlu diimbangi dengan kesabaran, komunikasi yang jelas, serta kesediaan membantu masyarakat sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, setiap warga yang datang untuk mengurus administrasi pernikahan, berkonsultasi, maupun memperoleh layanan keagamaan dapat merasakan suasana pelayanan yang nyaman dan bersahabat.

Para Penyuluh Agama Islam KUA Wangon menyambut baik pesan yang disampaikan dalam apel pagi tersebut. Mereka menilai bahwa keramahan merupakan bagian penting dari pengabdian kepada masyarakat, sejalan dengan tugas penyuluh dalam memberikan bimbingan dan pendampingan keagamaan. “Pesan ini menjadi pengingat bagi kami untuk selalu menjaga sikap, tutur kata, dan pelayanan kepada masyarakat. Senyum dan keramahan adalah langkah sederhana untuk membangun kedekatan serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat kepada KUA,” ungkap perwakilan penyuluh agama.

Melalui apel pagi ini, KUA Wangon terus mendorong terciptanya budaya kerja yang disiplin, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Pesan pembina apel diharapkan dapat diterapkan oleh seluruh pegawai dalam setiap aktivitas pelayanan sehari-hari. Dengan mengedepankan prinsip senyum, salam, sapa, sopan, dan santun, KUA Wangon berkomitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, ramah, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. (Srf)