HUT RI #81

Semangat Hari Santri Nasional, Penyuluh Ajak Fatayat NU Gerduren Perkuat Peran Perempuan dalam Dakwah

K
KUA purwojati
26 Okt 2026
19x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 27-10-2026 14:46
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam KUA Purwojati, Muhamad Zaelani, melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) pada pertemuan rutin Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Gerduren di Musala Al-Hikmah. Kegiatan ini mengangkat tema “Makna Hari Santri bagi Fatayat” sebagai upaya menumbuhkan semangat keagamaan, pengabdian, dan pemberdayaan perempuan dalam kehidupan bermasyarakat. Jumat (23/10)

Dalam penyampaiannya, Zaelani menjelaskan bahwa Hari Santri Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nilai perjuangan tersebut perlu diteruskan oleh generasi masa kini melalui penguatan ilmu agama, akhlak mulia, dan kepedulian sosial.

Zaelani menegaskan bahwa bagi anggota Fatayat NU, semangat Hari Santri dapat diwujudkan melalui peran aktif perempuan dalam membangun keluarga yang religius, mendidik generasi muda, serta berkontribusi dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Perempuan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai Islam yang moderat, memperkuat ketahanan keluarga, dan menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis.

Lebih lanjut, Zaelani mengajak anggota Fatayat NU Gerduren untuk menjadikan tradisi keilmuan pesantren sebagai inspirasi dalam meningkatkan kualitas diri. Semangat belajar, menjaga adab kepada guru, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta aktif dalam kegiatan dakwah menjadi langkah nyata untuk melanjutkan perjuangan para santri dan ulama.

Melalui kegiatan Bimluh ini, anggota Fatayat NU Gerduren diharapkan semakin memahami makna Hari Santri dan mampu menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Penyuluh Agama Islam KUA Purwojati dalam memperkuat pembinaan keagamaan, pemberdayaan perempuan, dan pengembangan masyarakat yang religius serta cinta tanah air.

Tags: penyuluh